Pemkot Kupang dan Plan Indonesia Perkuat Kolaborasi Penyelamatan Sumber Daya Air

oleh -320 Dilihat
Wali Kota Kupang Beraudiensi Plan Indonesia. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Pemerintah Kota Kupang membuka ruang kolaborasi yang lebih kuat dalam upaya penyelamatan sumber daya air melalui edukasi, konservasi, dan penguatan perencanaan berbasis kajian ilmiah. Penegasan tersebut disampaikan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, saat menerima audiensi Yayasan Plan International Indonesia di Ruang Kerja Wali Kota Kupang pada Senin (01/12/25).

Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Kupang, sejumlah pimpinan perangkat daerah, serta Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Kupang. Wali Kota menegaskan bahwa kerja sama antara Pemkot Kupang dan Plan Indonesia merupakan wujud keseriusan pemerintah dalam menangani tantangan penyediaan air minum dan ketahanan lingkungan di wilayah Kota Kupang.

Wali Kota menyampaikan bahwa sinergi ini diharapkan mampu mewujudkan ketahanan air jangka panjang sekaligus mengurangi tekanan fiskal daerah melalui perbaikan tata kelola sumber air. “Yang kita lakukan hari ini adalah investasi masa depan. Air harus cukup bukan hanya untuk kita, tetapi untuk anak cucu yang akan lahir di Kota Kupang,” ujarnya.

Kolaborasi ini akan ditindaklanjuti dalam bentuk penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada kegiatan Kick Off Program CERAH tanggal 4 Desember 2025. Pada 5 Desember 2025, kerja sama tersebut akan dilanjutkan dengan aksi penanaman pohon di Daerah Aliran Sungai (DAS).
“Kita tidak mau hanya seremonial. Kita ingin pohon tumbuh, konservasi berjalan, dan sumber air kembali pulih. Kami dukung penuh. Kalau kajiannya sudah ada, anggarannya akan mengikuti. Ini namanya money follow program,” tegas Wali Kota.

Area Program Manager NTT dari Yayasan Plan Indonesia, Semuel A. Niap, menjelaskan bahwa Program CERAH (Cerdas Kelola Air dan Lahan) merupakan program tiga tahun (2025-2028) yang didukung Pemerintah Australia. Program ini menargetkan perbaikan kualitas dan kapasitas air minum Kota Kupang, terutama di DAS Kali Dendeng dan Kali Liba, mulai dari hulu hingga hilir.

BACA JUGA:  Kinerja Pelayanan Publik Moncer, Kota Kupang Terbaik di NTT Versi KemenPANRB

Kolaborasi yang akan dijalankan dalam Program CERAH meliputi kajian dan penanganan persoalan Non Revenue Water (NRW), penguatan dokumen Rencana Pengamanan Air Minum (RPAM), edukasi publik dan pemberdayaan komunitas lokal, aksi konservasi seperti penanaman pohon, pembangunan sumur resapan dan biopori, serta peningkatan keterlibatan perempuan, pemuda, kelompok disabilitas, dan tokoh adat. Selain itu, program ini juga akan mengaktifkan forum multipihak untuk memperkuat tata kelola air secara berkelanjutan.

Melalui kerja sama ini, Pemkot Kupang dan Plan Indonesia berharap dapat mewujudkan sistem pengelolaan air yang berkelanjutan, adaptif, dan mampu menjawab tantangan kebutuhan air di masa depan. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.