Penerbangan NTT Lesu di November 2025, Pelayaran Laut Turun 27,14 Persen

oleh -251 Dilihat
Perkembangan Transportasi di NTT pada Bulan November 2025. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Aktivitas transportasi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami perlambatan pada November 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) NTT mencatat penurunan signifikan pada sektor penerbangan maupun pelayaran laut dibandingkan bulan sebelumnya.

Kepala BPS NTT, Matamira Kale, menjelaskan bahwa jumlah penerbangan angkutan udara pada November 2025 tercatat sebanyak 3.434 penerbangan.

Jumlah tersebut turun 7,61 persen dibandingkan Oktober 2025, namun masih menunjukkan kenaikan 48,02 persen jika dibandingkan dengan November 2024.

“Dari total penerbangan tersebut, sebanyak 1.716 penerbangan berangkat dan 1.718 penerbangan datang,” ungkap Matamira dalam rilis yang diterima awak media pada Senin, 5 Januari 2025.

Berdasarkan kontribusi bandara, Bandara El Tari Kupang masih menjadi bandara dengan andil penerbangan terbesar, yakni 38,44 persen. Posisi berikutnya ditempati Bandara Komodo Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, dengan andil 23,41 persen.

Sementara itu, jumlah penumpang angkutan udara pada November 2025 tercatat sebanyak 224.756 orang. Angka ini mengalami penurunan cukup tajam, yakni 15,06 persen dibandingkan Oktober 2025, meskipun secara tahunan masih meningkat 38,42 persen dibandingkan November 2024.

Tak hanya transportasi udara, sektor angkutan laut juga mengalami penurunan. Jumlah pelayaran angkutan laut pada November 2025 tercatat sebanyak 5.370 pelayaran, turun 27,14 persen dibandingkan Oktober 2025. Namun secara tahunan, jumlah ini masih mengalami kenaikan tipis 0,86 persen dibandingkan November 2024.

Untuk jumlah penumpang angkutan laut, BPS NTT mencatat sebanyak 427.313 orang pada November 2025. Angka tersebut naik 1,26 persen dibandingkan Oktober 2025, tetapi turun cukup dalam, yakni 25,57 persen dibandingkan jumlah penumpang pada November 2024.

“Jumlah penumpang angkutan laut terdiri dari 210.010 penumpang turun dan 217.303 penumpang naik,” jelas Matamira.

BACA JUGA:  Junaidin Mahasan Serap Aspirasi Warga Nanga Mbaling, Serahkan Bantuan Pembangunan Masjid dan Bahas Pupuk Subsidi

BPS NTT menilai fluktuasi ini dipengaruhi oleh dinamika mobilitas masyarakat, faktor cuaca, serta pergeseran pola perjalanan pasca momentum libur besar pada bulan-bulan sebelumnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.