SMAN 7 Kupang Hapus Vakumnya Olahraga Hocky di NTT, Siapkan Satu Kelas Atlet Menuju PON 2028

oleh -5517 Dilihat
Kepala Sekolah SMAN 7 Kupang, Wemvrid M. Boimau. (Foto Hiro)

Suarantt.id, Kupang-SMAN 7 Kupang resmi menghidupkan kembali cabang olahraga hocky di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah vakum selama puluhan tahun. Upaya ini ditandai dengan pembentukan satu kelas khusus berisi 36 siswa yang akan dilatih menjadi atlet hocky, dengan target tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Kepala SMAN 7 Kupang, Wemvrid M. Boimau, S.Pd., M.Hum, menjelaskan bahwa inisiatif ini bermula dari diskusi bersama Dr. Frans Sales di UPTD Sarana Prasarana Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi NTT. Dalam pertemuan tersebut, disepakati perekrutan siswa yang akan difokuskan secara khusus untuk mengembangkan cabor hocky di NTT.

“Dalam diskusi itu kami bersepakat untuk merekrut satu kelas atlet hocky di SMAN 7 Kupang. Hal ini dilakukan agar lebih fokus dan tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar (KBM). Dulu olahraga ini pernah ada di NTT, namun redup dan vakum dalam beberapa puluh tahun terakhir,” ujar Wemvrid kepada media ini pada Jumat (18/7/26).

Menurutnya, pembentukan kelas khusus ini memiliki dasar regulasi yang memungkinkan pelaksanaan program olahraga terfokus di sekolah. Hal ini juga menjadi bentuk dukungan SMAN 7 Kupang terhadap penyelenggaraan PON 2028, di mana NTT dan NTB akan bertindak sebagai tuan rumah bersama.

“Kita ingin mengembangkan olahraga ini karena berdasarkan informasi, hocky berkembang sangat bagus di Samarinda dan pelatihnya justru berasal dari NTT. Jadi pertanyaannya, kenapa di NTT tidak ada atlet hocky? Ini yang ingin kita jawab,” tegas Wemvrid.

Ia juga menegaskan bahwa para siswa yang tergabung dalam kelas atlet ini akan langsung dipersiapkan untuk tampil di PON, tanpa melalui babak pra-kualifikasi, karena mereka adalah bagian dari pengembangan atlet lokal untuk tuan rumah.

BACA JUGA:  SMAN 7 Kupang Hidupkan Kembali Olahraga Hocky, Kepala Sekolah Turut Ikut Simulasi Permainan

“Selain PON, jika ada even-even nasional, kami siap berpartisipasi. Saat ini hanya SMAN 7 Kupang yang memiliki cabor ini di lingkungan sekolah,” tambahnya.

Untuk mendukung proses pembinaan, pelatih yang ditunjuk adalah Henok Bire, seorang guru olahraga berpengalaman yang pernah menjadi atlet hocky dan juga menguasai berbagai cabang olahraga lain seperti renang dan tinju.

Langkah awal yang akan dilakukan adalah assessment dan seleksi calon atlet melalui kegiatan sosialisasi, simulasi, dan rencana launching tim hocky SMAN 7 Kupang yang akan dilangsungkan di GOR Oepoi, Kupang.

“Ini adalah bentuk komitmen kami untuk membangun olahraga dari sekolah, demi NTT yang berprestasi di tingkat nasional,” pungkas Wemvrid.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.