Pemkot Kupang Apresiasi Pentas Seni dan Gebyar Kewirausahaan Mahasiswa UNWIRA

oleh -800 Dilihat
Wali Kota Kupang Kunjungi Stand dan UMKM di UNWIRA Kupang. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan Pentas Seni Mahasiswa dan Gebyar Kewirausahaan oleh Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Kupang. Kegiatan tersebut digelar di Kampus Merdeka UNWIRA pada Sabtu (21/6/2025) dan menghadirkan semangat kolaboratif antara kreativitas, pendidikan, dan penguatan ekonomi lokal.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyatakan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi Pemerintah Kota Kupang yang sedang gencar mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis UMKM dan ekonomi kreatif. Ia memuji kegiatan sebagai ruang ekspresi bagi mahasiswa sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.

“Kegiatan ini bukan hanya menjadi ruang ekspresi kreatif mahasiswa, tetapi juga menjadi titik kumpul masyarakat yang mendorong perputaran ekonomi. Di mana orang berkumpul, di situ ekonomi bergerak,” ujar Wali Kota.

Wali Kota juga memperkenalkan sejumlah inisiatif Pemerintah Kota Kupang dalam memperkuat ruang publik dan pemberdayaan UMKM, termasuk revitalisasi Taman Nostalgia serta peluncuran program Sunday Market mulai 21 Juni 2025. Ia menggambarkan taman kota sebagai ruang hidup yang harus dihidupkan dengan aktivitas kreatif, mengundang para mahasiswa untuk hadir dan mendukung kegiatan tersebut.

“Kami ingin taman-taman kita bernyawa, menjadi ruang publik yang hidup dan penuh aktivitas,” ujarnya.

Secara khusus, dr. Christian Widodo memberikan apresiasi terhadap tema acara “Dari Pantai ke Panti Menuju Panggung Kreativitas” yang dianggapnya mampu menggambarkan gerakan lintas sektor—dari pelayanan sosial hingga ekspresi seni dan ekonomi.

“Ini luar biasa. Dari ruang sosial menuju ruang ekspresi. Dari pelayanan kasih ke elaborasi kreativitas. Ini bukan sekadar pentas seni, tapi juga aksi pelayanan,” ungkapnya.

Ia menutup sambutan dengan dorongan moral kepada para mahasiswa agar menjadi pribadi yang berdampak bagi masyarakat luas, menggunakan metafora kapal untuk menggambarkan peran generasi muda.

“Kapal tidak diciptakan untuk diam di dermaga, melainkan untuk mengarungi laut dan menghajar gelombang. Begitu juga kegiatan ini—bukan sekadar gaya-gayaan, tapi untuk menjawab tantangan dan menjadi bagian dari solusi bagi Kota Kupang,” pungkasnya.

Usai acara, Wali Kota turut mengunjungi stan-stan UMKM mahasiswa yang menampilkan hasil karya dan produk inovatif sebagai bentuk konkret integrasi dunia pendidikan dengan pemberdayaan ekonomi lokal.

BACA JUGA:  Pelantikan Pejabat Pemkot Kupang Tunggu Pertek, Eselon II hingga Kepsek Segera Diisi

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Yayasan Pendidikan Katolik Arnoldus, Pater Dr. Ubaldus Jonda, SVD; Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTT, Pratyaksa Chandraditya; narasumber El Asamau; perwakilan Bursa Efek Indonesia; Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNWIRA, serta para mahasiswa dan alumni. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.