Suarantt.id, Ende-Setelah sehari sebelumnya sukses menggelar Race Charity untuk korban bencana banjir bandang di Kabupaten Nagekeo, ajang balap sepeda internasional Tour de EnTeTe kembali berlanjut pada etape kedelapan, Jumat (19/9/2025). Para pembalap menempuh lintasan Ende–Bajawa sejauh 125 kilometer, menjelajahi keindahan alam Pulau Flores.
Etape kedelapan resmi dimulai pukul 09.00 WITA dengan flag-off oleh Wakil Bupati Ende, Dominikus Minggu Mere di Lapangan Pancasila Ende, dan dijadwalkan finis di Lapangan Kartini Bajawa pada siang harinya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Dominikus Minggu Mere menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta Tour de EnTeTe yang telah menjajal lintasan di Kota Ende, termasuk Race Charity kemarin. “Kami bangga Kota Pancasila bisa menjadi bagian dari ajang internasional ini. Semoga para pembalap dapat mencapai titik finis dengan selamat sambil menikmati eksotika Flores,” ujarnya.
Turut hadir dalam acara pelepasan peserta pagi ini Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi NTT, jajaran Forkopimda Kabupaten Ende, pimpinan perangkat daerah, serta insan pers.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi. Hans Baptista Coli (19), warga Kota Ende, mengaku senang bisa menyaksikan langsung balap sepeda kelas dunia itu. “Luar biasa. Dari kemarin saya ikuti, mereka larinya kencang sekali. Ini sangat menghibur kami masyarakat. Kalau bisa Pemda buat terus event internasional seperti ini di Ende,” ungkapnya.
Sementara itu, Muhamad Herlangga, peraih gelar King of the Mountain sejak etape pertama hingga ketujuh, mengaku siap menaklukkan rute menantang Ende–Bajawa. “Saya optimistis bisa mempertahankan posisi di etape kedelapan ini,” ujarnya.
Dengan lintasan yang penuh tanjakan dan pemandangan menawan, etape kedelapan Tour de EnTeTe 2025 menjadi salah satu yang paling ditunggu oleh pembalap maupun masyarakat. Ajang ini juga diharapkan semakin mempromosikan potensi pariwisata NTT ke kancah internasional. ***





