Mediasi Wagub Johni Asadoma Berbuah Komitmen Damai Dua Kelompok Pemuda di Alor

oleh -1093 Dilihat
Wagub NTT Didampingi Wakil Bupati Alor Temui Warga dan Selesaikan Masalah. (Foto Biro Adpim Setda NTT

Suarantt.id, Kalabahi-Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, turun langsung memediasi konflik antara dua kelompok pemuda yang sempat bersitegang, yakni Pemuda Welai Barat dan Pemuda Wetabua. Mediasi dilakukan pada Kamis (18/9/2025) di dua lokasi berbeda, Welai Barat dan Wetabua, Kabupaten Alor.

Konflik ini dipicu oleh insiden pengeroyokan terhadap seorang pemuda Welai Barat bernama Dimas Ma’anana. Untuk meredam ketegangan, Johni Asadoma didampingi Wakil Bupati Alor menyambangi masing-masing kelompok pemuda guna menggelar dialog dan mendorong terciptanya perdamaian.

Dalam pertemuan bersama masyarakat Welai Barat, Johni mengingatkan pentingnya menjaga persaudaraan dan keamanan di Kalabahi-Alor.

“Sebagai sesama keluarga, baik Welai Barat maupun Wetabua, perdamaian adalah satu-satunya jalan untuk kembali menjalin hubungan baik dan menciptakan rasa aman, nyaman, serta damai di Kabupaten Alor,” ujarnya.

Johni menjelaskan diskusi tersebut dilakukan untuk menghentikan konflik sosial agar tidak menimbulkan dampak yang lebih besar. Ia juga menekankan pentingnya mempercayakan penanganan kasus kepada pihak kepolisian.

“Permasalahan ini sementara diproses oleh pihak kepolisian secara hukum, dan diharapkan kita semua tetap percaya dengan proses hukum yang sedang berjalan. Saya bersama Wakil Bupati dan seluruh jajaran akan terus mengawal permasalahan ini agar dapat diselesaikan seadil-adilnya,” tegasnya.

Perwakilan Pemuda Welai Barat dalam kesempatan itu menyatakan kesiapannya untuk berdamai dan berharap proses hukum dilakukan lebih cepat dan transparan.

“Mewakili kelompok Pemuda Welai Barat, kami siap berdamai. Namun kami berharap pihak kepolisian lebih responsif dan transparan dalam menyelesaikan kasus ini,” ungkap perwakilan pemuda.

Dialog Berlanjut ke Wetabua

Usai berdialog di Welai Barat, Johni bersama rombongan bergerak menuju Wetabua untuk bertemu kelompok pemuda di wilayah tersebut. Di hadapan masyarakat Wetabua, Johni kembali menegaskan harapannya agar kedua kelompok mengakhiri perseteruan.

“Sebagai orang tua dan perwakilan pemerintah, saya ingin Pemuda Welai Barat dan Pemuda Wetabua kembali hidup rukun, sehingga kelak kedua pihak bisa saling mengunjungi dan bekerja sama tanpa rasa takut,” ucapnya.

Salah satu perwakilan Pemuda Wetabua menyambut baik upaya mediasi yang dilakukan pemerintah provinsi. Mereka pun menyatakan kesediaan untuk berdamai dan mempercayakan penanganan kasus kepada pihak berwenang.

“Mewakili kelompok Pemuda Wetabua, kami sudah bersepakat untuk berdamai. Kami menyerahkan semua proses hukum kepada pihak kepolisian untuk menyelesaikannya. Kami juga berdoa agar adik kami Dimas Ma’anana segera pulih,” kata perwakilan pemuda tersebut.

Dengan adanya kesepakatan ini, Johni berharap perdamaian benar-benar terwujud dan masyarakat Kalabahi-Alor kembali hidup dalam suasana aman dan tenteram. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.