Rotary Rastamores dan Pemkot Kupang Berkolaborasi Lestarikan Lingkungan Pesisir dan Lepas Tukik

oleh -938 Dilihat
Penjabat Sekda Kota Kupang Bersama Pimpinan Rotary Rastanores Lepas Tukik di Pantai Muara Abu Oesapa Barat.(Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kupang, Ignasius R. Lega, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian Rotary Rastamores Kupang dalam pelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove dan pelepasan tukik (anak penyu) di Pantai Mangrove Muara Abu, Kelurahan Oesapa Barat pada Selasa (23/9/2025).

Kegiatan ini dihadiri District Governor Rotary Rastamores, Dyah Anggreani bersama jajaran, Presiden Kupang Rotary Rastamores, Ebed Frans, Ketua Kadin NTT Bobby Lianto, pimpinan perangkat daerah terkait, Camat Kelapa Lima, Lurah Oesapa Selatan, para pahlawan kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang, serta warga pesisir setempat.

“Atas nama pemerintah, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas dukungan Rotary Rastamores dalam kegiatan penanaman mangrove dan pelepasan tukik hari ini. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut, bukan yang terakhir, tetapi menjadi awal kerja sama yang lebih luas dengan Pemerintah Kota Kupang,” ujar Penjabat Sekda Ignasius R. Lega.

Ia menegaskan Pemkot Kupang membuka ruang kemitraan dengan Rotary Rastamores di bidang lain, seperti penyediaan air bersih, pendidikan, dan dukungan literasi. “Pak Wali dan Ibu Wakil selalu menyampaikan, kalau kita mau jalan cepat, kita jalan sendiri. Tapi kalau mau jalan jauh, mari kita jalan bersama. Rotary Rastamores juga bagian dari kita, bagian dari pemerintah kota,” tambahnya.

District Governor Rotary Rastamores, Dyah Anggreani, menjelaskan Rotary Rastamores memiliki tujuh area pelayanan utama: perdamaian dunia, kesehatan ibu dan anak, pencegahan serta pengobatan penyakit, penyediaan air bersih, pendidikan dan literasi, kepedulian terhadap lingkungan, serta pengembangan ekonomi masyarakat.

“Kami di Rotary Rastamores adalah people of action, orang-orang yang bergerak untuk perubahan. Hari ini kami bangga bisa bersama warga Kota Kupang menanam mangrove dan melepas tukik sebagai simbol kepedulian pada masa depan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Di Tengah Tantangan Ekonomi, Koperasi Merah Putih Jadi Harapan Baru: Sekda Kota Kupang Serukan Penguatan Kapasitas

Dyah juga menyoroti persoalan pengelolaan sampah yang kini menjadi tantangan global. Rotary Rastamores telah menyusun buku-buku edukasi lingkungan untuk anak sekolah agar sejak dini mereka belajar cara mengelola sampah, mencegah banjir, serta menjaga kebersihan laut dan kawasan pesisir.

Ia menilai kegiatan di Pantai Mangrove Muara Abu memiliki nilai strategis bagi pelestarian dan pengembangan kawasan. “Harapan kami area ini dapat menjadi area konservasi dan tentunya wisata. Apa yang kita lakukan sore ini bisa dikemas menjadi sebuah potensi wisata,” tandasnya.

Dyah turut mengajak sekolah-sekolah di Kota Kupang membentuk Interact Club sebagai wadah pelajar SMP dan SMA/SMK belajar kepemimpinan, memperluas jejaring internasional, meningkatkan kemampuan bahasa asing, serta menumbuhkan kepedulian sosial.

“Semua yang kami lakukan adalah untuk masa depan anak-anak kita dan generasi mendatang. Karena itu, mari terus berkolaborasi, termasuk dalam isu lingkungan, kesehatan, pendidikan, penanganan sampah, dan pengembangan ekonomi lokal,”pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.