Bangun Sekolah Ramah Disabilitas, Wali Kota Kupang Tegaskan Komitmen Pendidikan Berkualitas

oleh -1338 Dilihat
Wali Kota Kupang Pose Siswa-siswi SD Inpres Naimata. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, meresmikan gedung baru UPTD SD Inpres Naimata pada Kamis (26/2/2026), sebagai bagian dari program revitalisasi satuan pendidikan tahun 2025.

Peresmian tersebut menjadi penegasan komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam meningkatkan mutu dan pemerataan layanan pendidikan, sekaligus menghadirkan fasilitas sekolah yang inklusif dan ramah bagi semua peserta didik.

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa sekolah bukan sekadar bangunan fisik, melainkan ruang pembentukan karakter dan nilai-nilai kehidupan.

“Sekolah bukan hanya tentang atap dan tembok. Sekolah adalah tempat menanamkan nilai, membangun karakter, serta menyemaikan tanggung jawab, integritas, dan dedikasi,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa pembangunan kota tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, serta kerukunan sosial. Menurutnya, esensi membangun Kota Kupang terletak pada tumbuhnya pendidikan yang kuat dan nilai-nilai toleransi di tengah masyarakat.

Gedung baru UPTD SD Inpres Naimata dibangun dengan total anggaran Rp3,9 miliar, terdiri dari Rp3,1 miliar yang bersumber dari APBN dan Rp875 juta dari APBD Kota Kupang. Pembangunan dilaksanakan melalui skema swakelola dengan nilai anggaran Rp3,147 miliar dan waktu pelaksanaan selama 150 hari kalender.

Fasilitas yang dibangun meliputi 12 ruang kelas, satu gedung administrasi, tiga unit toilet masing-masing lima kamar, pemasangan jendela bertralis, penyediaan meja belajar, lemari dan papan tulis, pembangunan sumur resapan, serta pemasangan paving block seluas 540 meter persegi.

Yang menjadi perhatian khusus adalah penerapan prinsip inklusivitas dalam desain bangunan. Sekolah kini dilengkapi dengan ramp dan akses ramah disabilitas guna memastikan seluruh peserta didik dapat beraktivitas secara aman dan nyaman tanpa hambatan.

BACA JUGA:  84 CPNS Dapat Wejangan Emas dari Wali Kota Kupang

Wali Kota juga mengajak seluruh warga sekolah untuk menjaga dan merawat fasilitas yang telah tersedia. Ia mendorong pembudayaan pemilahan sampah dengan penggunaan tempat sampah berwarna hijau untuk organik, kuning untuk anorganik, dan merah untuk limbah berbahaya sebagai bagian dari pendidikan karakter berbasis lingkungan.

Selain itu, ia mengusulkan pemanfaatan lahan kosong di lingkungan sekolah untuk mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Setiap siswa, menurutnya, dapat diajak merawat satu tanaman sebagai bentuk tanggung jawab dan pembelajaran kepedulian terhadap alam.

“Ilmu, iman, dan karakter harus berjalan bersama. Ilmu tanpa iman dan karakter dapat melahirkan kesombongan, sementara iman tanpa ilmu dapat kehilangan arah. Karena itu, mari kita bangun ketiganya secara seimbang,” pesannya kepada para siswa.

Sementara itu, Ketua Pembangunan Satuan Pendidikan, Siprianus Damas Nar, menyampaikan bahwa UPTD SD Inpres Naimata merupakan salah satu dari 16.000 satuan pendidikan di Indonesia yang ditetapkan pemerintah pusat untuk direvitalisasi pada tahun 2025.

Keberhasilan pembangunan gedung baru ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah pusat, Pemerintah Kota Kupang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, tim fasilitator, kepala sekolah, guru, serta para pekerja lapangan.

Dengan diresmikannya gedung baru yang ramah disabilitas tersebut, UPTD SD Inpres Naimata diharapkan semakin menjadi ruang tumbuh yang aman, inklusif, dan inspiratif bagi generasi muda Kota Kupang dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, memperkuat iman, serta membentuk karakter yang unggul dan berintegritas. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.