Pelatihan Vokasi, Jalan NTT Menuju Ekonomi Mandiri

oleh -3338 Dilihat
Gubernur NTT, Melki Laka Lena Pose Bersama Koordinator Satpel PVP Kupang, Wilfrianus Sabon Tawa. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menegaskan pentingnya pelatihan vokasi sebagai langkah strategis untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) terampil dan menciptakan ekonomi lokal yang mandiri.

Hal itu disampaikan Gubernur Melki saat membuka secara resmi Program Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Tahap II Tahun 2025 dan meluncurkan Project Best Learning (PBL) di Satuan Pelayanan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Satpel PVP) Kupang pada Senin (4/8/2025).

“Teman-teman harus punya mimpi. Setelah ikut pelatihan ini harus bisa buka usaha sendiri,” tegas Gubernur Melki di hadapan para peserta pelatihan.

Ia menyebut, potensi besar NTT di bidang pertanian, peternakan, kelautan dan perikanan, pariwisata, energi baru terbarukan, hingga kerajinan tenun ikat harus ditopang oleh SDM yang unggul dan kompeten. Untuk itu, ia menekankan bahwa pelatihan vokasi bukanlah program temporer, melainkan bagian dari ekosistem pembangunan ekonomi daerah.

Adapun program pelatihan yang dibuka kali ini mencakup 11 bidang kompetensi, yakni:

  • English for Frontliner
  • Barista
  • Pengolahan Makanan
  • Spa Therapist
  • Tour Guide
  • Junior Make Up Artist
  • Finishing Teknik Semprot
  • Practical Office Advance
  • Pengolahan Ikan
  • Menjahit
  • Pembuatan Konten Visual

Gubernur Melki menjelaskan, keterampilan di sektor-sektor tersebut saling terhubung. Pariwisata menarik wisatawan, UMKM menyediakan produk lokal, dan konten digital menjadi alat promosi yang efektif.

“Dengan membekali peserta dengan keterampilan yang relevan dan beragam, kita membangun fondasi ekonomi yang mandiri, berdaya saing, dan berbasis potensi lokal,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Satpel PVP Kupang, Wilfrianus Sabon Tawa, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Lombok Timur dengan Satpel PVP Kupang, serta menjadi proyek percontohan mendukung program prioritas Presiden dan Gubernur NTT dalam peningkatan kompetensi tenaga kerja.

BACA JUGA:  BPS NTT: NTP Januari 2026 Turun Tipis, Sub Sektor Peternakan Tertinggi

Peserta pelatihan pun menunjukkan antusiasme tinggi. Salah satunya, Yudel, peserta pelatihan Pembuatan Konten Visual, mengaku senang terpilih dan bertekad mengembangkan keterampilannya sebagai konten kreator. Merry, peserta Spa Therapist, bahkan sudah merencanakan membuka usaha spa setelah lulus pelatihan.

Acara ditutup dengan penyematan tanda peserta oleh Gubernur serta penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk penempatan peserta dan program On The Job Training (OJT).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, perwakilan Korem 161/Wirasakti Kupang, Kepala UPTD Latihan Kerja Provinsi NTT, para instruktur, perwakilan DPC Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kota Kupang, pimpinan Yayasan Efrata, tokoh masyarakat, dan insan pers. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.