Gubernur Melki Perkenalkan Konsep NTT Mart dan Dorong Tiap Daerah Punya Etalase Produk Unggulan

oleh -1933 Dilihat
Gubernur NTT Didampingi Bupati Sumba Barat. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Waikabubak-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan pentingnya setiap kabupaten/kota di NTT memiliki etalase produk unggulan dan kuliner khas sebagai wujud penguatan ekonomi lokal dan promosi potensi daerah.

Hal itu disampaikan Gubernur Melki saat rapat koordinasi bersama stakeholder Kabupaten Sumba Barat di Aula Kantor Bupati Sumba Barat pada Minggu (14/9/25).

Menurutnya, pemerintah provinsi telah menyiapkan wadah pemasaran terpadu melalui NTT Mart sebagai pusat promosi dan penjualan produk desa di seluruh wilayah NTT.

“Setiap kabupaten/kota harus memiliki etalase produk unggulan dan kuliner khas. Pemerintah Provinsi NTT telah mencanangkan NTT Mart untuk memasarkan berbagai produk desa dengan konsep One Village One Product (OVOP) yang kini berkembang menjadi One Community One Product,” kata Melki Laka Lena.

Melki menekankan, melalui konsep ini masyarakat desa maupun komunitas lokal didorong memproduksi barang dan kuliner khas dengan standar kualitas yang baik. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk NTT baik di pasar nasional maupun internasional.

“Kami ingin produk desa bukan hanya berhenti di tingkat lokal, tetapi bisa menjadi brand yang dikenal luas. Dengan NTT Mart, pemerintah provinsi menjadi fasilitator agar produk tersebut memiliki akses pasar yang lebih besar,” tambahnya.

Program ini juga diharapkan menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat desa sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata yang tengah tumbuh di berbagai kabupaten/kota di NTT. Pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten/kota akan bersinergi untuk mengidentifikasi dan mengembangkan produk-produk unggulan serta menyiapkan pelatihan peningkatan kualitas produksi.

Bupati Sumba Barat Yohanis Dade menyambut positif gagasan tersebut. Ia menilai program NTT Mart dan OVOP akan memberi nilai tambah bagi masyarakat sekaligus membuka peluang usaha baru di daerahnya.

BACA JUGA:  Proyek Jembatan Oesapa Ditunda ke 2026, BPJN NTT Fokus pada Preservasi Infrastruktur

Sebagai rangkaian acara, turut diserahkan secara simbolis Kartu BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, dan Santunan Duka kepada keluarga penerima manfaat. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.