Satgas Pamtas RI-RDTL Resmi Ditarik, Gubernur NTT Apresiasi Dedikasi Prajurit

oleh -4008 Dilihat
Gubernur NTT Hadiri Pelepasan Satgas Pamtas. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena menghadiri upacara pelepasan Satuan Tugas Operasional Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–RDTL di Lapangan Mako Kodaeral VII Kupang, Kamis (25/9/2025) pagi.

Dua satuan yang dilepas adalah Yonif 741/Garuda Nusantara (GN) dan Yonarhanud 15/Dahana Bhaladika Yudha (DBY) yang telah menyelesaikan masa tugas periode September 2024–September 2025.

Amanat Pangdam IX/Udayana yang dibacakan oleh Komando Pelaksana Operasi (Dankolakops) Satgas Pamtas RI–RDTL Brigjen TNI Hendro Cahyano menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas darma bakti prajurit TNI dalam menjaga kedaulatan NKRI.

“Selama penugasan, kedua satuan juga berhasil mencatat sejumlah prestasi di lapangan,” ujarnya.

Menurutnya, Yonif 741/GN yang merupakan batalyon mekanis di bawah Korem 163/Wira Satya, berkedudukan di Jembrana, Bali, bertugas di Sektor Timur. Selama masa tugas, satgas ini berhasil menggagalkan penyelundupan dua unit mobil jenis Rush dan sembilan sepeda motor berbagai jenis, serta mendorong masyarakat perbatasan menyerahkan secara sukarela dua pucuk senjata organik standar TNI, yaitu satu pistol FN 45 dan satu senjata laras panjang.

Sementara itu, Yonarhanud 15/DBY yang merupakan satuan bantuan tempur dari Kodam IV/Diponegoro, berkedudukan di Jatingaleh, Semarang, bertugas di Sektor Barat. Satgas ini berhasil menggagalkan upaya penyelundupan barang subsidi pemerintah, mendorong warga perbatasan menyerahkan secara sukarela berbagai senjata rakitan, serta menciptakan situasi kondusif di sejumlah wilayah sengketa, termasuk dua wilayah yang belum ada kesepakatan dan empat wilayah yang sempat dipersoalkan sebagian masyarakat.

“Atas keberhasilan yang telah dicapai, jadikan itu sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kinerja di satuan masing-masing,” tegas Brigjen TNI Hendro Cahyano menutup amanatnya.

Usai upacara pelepasan, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyerahkan cenderamata dan menyaksikan yel-yel penuh semangat para prajurit. “Terima kasih kepada seluruh prajurit yang sudah bertugas. Terima kasih untuk dedikasi dan kontribusinya di perbatasan,” ucapnya.

BACA JUGA:  Pemprov NTT Dukung Penuh Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih

Ia menekankan kontribusi TNI di perbatasan tidak hanya sebatas pertahanan, tetapi juga menyentuh aspek kemanusiaan, sosial, dan pembangunan, seperti keterlibatan dalam program kesehatan (penanganan stunting), pendidikan, serta berbagi pengetahuan kepada masyarakat perbatasan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Provinsi NTT, Bupati TTU, dan Forkopimda Kabupaten TTU. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.