Suarantt.id, Kupang-Dalam rangka memperingati Hari Bakti PU ke-80, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara II bersama Dinas PUPR Kota Kupang dan warga RT 014/RW 003 Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, melaksanakan kegiatan penanaman pohon di daerah aliran Sungai (DAS) Oebufu pada Jumat (21/11/2025) pagi.
Sebanyak 150 anakan pohon berbagai jenis termasuk mahoni, kemiri, dan beberapa tanaman keras lain ditanam di sepanjang bantaran sungai. Seluruh anakan tersebut disediakan oleh BPDAS Benain Noelmina sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekosistem daerah aliran sungai di wilayah Kota Kupang.
Kepala BBWS Nusa Tenggara II, Parlinggoman Simanungkalit, mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur yang dilakukan Kementerian PUPR tidak hanya menekankan kualitas dan efisiensi, tetapi juga wajib mengedepankan estetika dan keberlanjutan lingkungan.
“Pembangunan infrastruktur harus baik, lebih baik, cepat, dan lebih murah, tetapi tidak boleh meninggalkan nilai-nilai estetika. Intinya, sistem leading harus berwawasan lingkungan,” tegasnya.
Ia menegaskan bahwa kegiatan penanaman pohon merupakan bagian penting dari upaya mengharmoniskan pembangunan infrastruktur dengan konservasi lingkungan. “Menanam pohon itu sama dengan mengonservasi air. Setiap tetes air hujan akan ditangkap dan ditahan lebih lama di daratan sebelum kembali ke sungai,” ujarnya.
Menurut Simanungkalit, manfaat dari kegiatan ini tidak hanya dirasakan saat ini, tetapi juga untuk generasi masa depan. Ia menyoroti bahwa meskipun krisis air belum terasa signifikan di NTT, kondisi di lapangan menunjukkan banyak warga masih harus membeli air tangki atau mencari sumber air alternatif.
“Dengan konservasi lingkungan seperti ini, kita berharap ketersediaan air tetap stabil untuk anak cucu kita,” tambahnya.
Ia juga mengapresiasi antusiasme warga setempat serta koordinasi antara BBWS Nusa Tenggara II dan Dinas PUPR Kota Kupang dalam menentukan lokasi penanaman.
Sementara itu, Kepala Bidang SDA Dinas PUPR Kota Kupang, Mecky Natun, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dalam kegiatan tersebut.
“Ini kolaborasi luar biasa antara BBWS NTT II dan Pemerintah Kota Kupang. Kami berterima kasih kepada Kepala BBWS dan seluruh Satker yang mendukung upaya menjaga keberlanjutan lingkungan di sepanjang DAS,” ujarnya.
Menurut Mecky, apa yang menjadi aspirasi warga RT 014/RW 003 akan menjadi perhatian bersama dan ditindaklanjuti melalui komunikasi dan kerja sama yang berkelanjutan. Ia menegaskan komitmen Pemkot Kupang untuk terus mendukung upaya konservasi demi menjaga akses air bersih bagi masyarakat di masa mendatang.
“Tujuan konservasi lingkungan adalah menjaga keberlanjutan air bagi masa depan anak cucu kita. Itu sesuatu yang sangat positif dan wajib kita dukung sepenuh hati,” kata Mecky.
Kegiatan penanaman pohon ini menjadi simbol komitmen bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian DAS Oebufu serta memastikan keberlanjutan sumber daya air di Kota Kupang.
Turut hadir dalam acara penanaman tersebut Kasatker Bendungan I BBWS Nusa Tenggara II, Frengki Weskis, Kasatker OP. STH Nusa Tenggara II, Narason Harianja, Kepala Dinas PUPR Kota Kupang, Maksi Dethan, Sekertaris Camat Oebobo, Nikodemus Kale, Lurah Oebufu, Zet Batmalo dan TNI/Polri serta warga setempat. ***





