BI NTT Perkuat Sinergi Hadapi Ketidakpastian Global, Optimistis Ekonomi 2025 Tumbuh Lebih Tinggi

oleh -536 Dilihat
Bank Indonesia NTT Memperkuat Sinergi Lintas Sektor dengan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-NTT. (Foto Humas Perwakilan BI NTT)

Suarantt.id, Kupang-Menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia, Bank Indonesia (BI) Provinsi Nusa Tenggara Timur menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan guna mewujudkan ekonomi yang tangguh dan mandiri. Pesan ini kembali diperkuat dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 yang digelar serentak di Jakarta dan Kantor Perwakilan BI Provinsi NTT pada Kamis (28/11/25).

Dalam arahannya yang disampaikan di Jakarta, Presiden RI Prabowo Subianto menekankan pentingnya kepercayaan diri nasional serta gotong royong dalam menghadapi dinamika ekonomi global yang masih diliputi ketidakpastian.
“Kita harus percaya kepada kekuatan kita, saling mengisi, saling membantu, dan memberikan solusi yang cepat kepada rakyat, dengan tekad untuk berdiri di atas kaki kita sendiri,” ujar Presiden.

Optimisme Pertumbuhan Ekonomi Nasional Menguat

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam kesempatan yang sama menyampaikan optimisme terhadap prospek perekonomian nasional. BI memprakirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 berada pada kisaran 4,7-5,5 persen dan meningkat masing-masing ke 4,9-5,7 persen pada 2026 serta 5,1-5,9 persen pada 2027.

Prospek positif tersebut didukung oleh kuatnya sinergi kebijakan fiskal dan moneter, pengendalian inflasi di pusat dan daerah, serta penguatan implementasi Program Ketahanan Pangan Nasional.

Ekonomi NTT Tumbuh Kuat, Diproyeksi Lebih Tinggi pada 2026

Sejalan dengan kondisi nasional, perekonomian NTT menunjukkan tren pemulihan yang kuat. Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi NTT, Didiet Aditya Budi Prabowo, memaparkan bahwa ekonomi NTT diprakirakan tumbuh pada kisaran 4,63–5,43 persen pada 2025, meningkat menjadi 5,01–5,61 persen pada 2026. Inflasi daerah diperkirakan tetap terkendali pada kisaran 2,5±1 persen.

Peningkatan konsumsi rumah tangga, investasi, belanja pemerintah yang adaptif, serta ekspansi pembiayaan perbankan menjadi motor utama penguatan ekonomi tersebut. Selain itu, tingginya produksi pertanian turut mendorong aktivitas perdagangan dan ekspor daerah.

BACA JUGA:  Bulog NTT Pastikan Stok Beras, Gula dan Minyak Goreng Aman Hingga Akhir Tahun 2025

Sinergi dan Transformasi Ekonomi Diperkuat

BI NTT menegaskan bahwa sinergi bersama pemerintah daerah, perbankan, asosiasi, dan akademisi menjadi fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi (“pro-growth”) sekaligus menjaga stabilitas makroekonomi (“pro-stability”). Transformasi ekonomi NTT akan difokuskan pada:

  • Penguatan produktivitas sektor pertanian,
  • Pengembangan sektor bernilai tambah seperti industri pengolahan dan pariwisata berkelanjutan,
  • Perluasan digitalisasi sistem pembayaran,
  • Inovasi pengendalian inflasi, termasuk penanganan defisit neraca pangan dan penurunan biaya logistik.

Dukungan Konkret BI NTT untuk Pengembangan Daerah

Dalam rangka memperkuat ketahanan dan kemandirian ekonomi, pada PTBI 2025 BI NTT turut memberikan dukungan nyata berupa sarana dan prasarana bagi sektor pertanian, pariwisata Alor, dan digitalisasi koperasi. Dukungan tersebut diserahkan sebagai bentuk sinergi nyata dalam semangat “Ayo Bangun NTT”, sebagaimana ditekankan Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi NTT, Kanisius Mau

“Konsistensi, komitmen, dan sinergi lintas sektor antar pemangku kepentingan menjadi kunci membangun NTT yang lebih tangguh dan mandiri,” tegas Kanisius dalam sambutannya.

Sasando Award 2025: Apresiasi untuk Mitra Strategis

Sebagai bentuk penghargaan atas kerja sama yang terjalin baik sepanjang tahun 2025, BI NTT menganugerahkan Sasando Award kepada sepuluh mitra strategis. Penganugerahan tersebut disaksikan oleh jajaran pimpinan daerah, Forkopimda, perbankan, asosiasi pelaku usaha, akademisi, dan tamu undangan lainnya.

Melalui momentum PTBI 2025, Bank Indonesia NTT menegaskan kembali komitmennya: memperkuat sinergi, mempercepat transformasi, dan mendorong NTT menuju ekonomi yang lebih tangguh, adaptif, dan mandiri di tengah tantangan global yang terus berkembang. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.