Momentum Bersejarah, Wali Kota Kupang Ajak PPPK Paruh Waktu Bekerja dengan Tanggung Jawab

oleh -899 Dilihat
Wali Kota Kupang Serahkan SK kepada PPPK Paruh Waktu di Rujab Wali Kota Kupang pada Kamis, 4 Desember 2025. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menegaskan bahwa pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu Formasi Tahun Anggaran 2025 di lingkungan Pemerintah Kota Kupang merupakan momentum bersejarah yang sarat makna, bukan sekadar penyerahan dokumen administrasi.

Hal ini disampaikan Wali Kota Kupang saat menghadiri kegiatan penyerahan dokumen dan pertemuan dengan para PPPK paruh waktu, yang merupakan hasil seleksi pengadaan tenaga guna menyelesaikan persoalan tenaga non-ASN sekaligus memenuhi kebutuhan aparatur sipil negara secara tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat guna demi peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Bagi saya, ini bukan hanya sekadar penyerahan sebuah dokumen. Ini adalah makna dari sebuah perjalanan panjang ketekunan, kesabaran, dan keikhlasan yang akhirnya menemukan artinya hari ini,” ujar Wali Kota disambut tepuk tangan para peserta di rumah jabatan Wali Kota Kupang pada Kamis, 4 Desember 2025.

Menurutnya, kebahagiaan atas keberhasilan pengangkatan PPPK paruh waktu harus diiringi dengan kesadaran penuh akan tanggung jawab yang lebih besar. Ia mengingatkan bahwa setiap kewenangan yang diberikan negara selalu berbanding lurus dengan tanggung jawab yang harus dipikul.

“Kita semua hari ini mendapatkan kekuatan baru, wewenang baru, dan itu selalu diikuti oleh tanggung jawab yang baru juga. Sama seperti saya, kekuasaan yang besar selalu diikuti tanggung jawab yang besar,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, dr. Christian Widodo juga menyinggung pentingnya pengorbanan dan efisiensi di tengah keterbatasan anggaran. Ia mencontohkan kesederhanaan yang ditunjukkan pemerintah, termasuk tidak melakukan pengadaan kendaraan dinas baru meski terjadi pergantian periode kepemimpinan.

“Ini bukti bahwa kita semua harus berkorban di bidang masing-masing agar keterbatasan ini bisa kita lalui bersama. Tidak ada alasan untuk pesimis. Justru dalam kondisi sulit, prestasi dan kedisiplinan akan lebih terlihat,” ungkapnya.

Dengan gaya penyampaian yang inspiratif, Wali Kota menggarisbawahi bahwa disiplin merupakan nilai yang lebih tinggi daripada sekadar motivasi. Menurutnya, motivasi bisa naik dan turun, tetapi disiplin adalah sikap yang membuat seseorang tetap bekerja meski dalam kondisi lelah dan tidak bersemangat.

“Motivasi bisa luntur, tapi disiplin tidak. Walaupun kita tidak sedang semangat, kalau kita disiplin, kita tetap bekerja dan melayani masyarakat dengan baik,” pesannya.

Kepada para PPPK paruh waktu, Wali Kota juga mengingatkan agar merayakan momen kelulusan ini secara sederhana. Mengingat kondisi bangsa yang tengah berduka atas bencana di beberapa daerah, termasuk di Sumatera, ia mengajak seluruh PPPK untuk menumbuhkan empati dan solidaritas.

“Rayakanlah dengan sederhana, jangan berlebihan. Kita bangsa yang sedang berduka, mari kita tunjukkan empati. Syukuri ini dengan cara yang bermakna,” tutupnya.

Pengadaan PPPK paruh waktu Formasi 2025 diharapkan mampu memperkuat kinerja Pemerintah Kota Kupang dalam memberikan pelayanan yang semakin optimal kepada masyarakat serta mempercepat penataan tenaga non-ASN secara lebih terstruktur dan berkeadilan. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.