Dari Lahan Tandus Jadi Produktif, Wagub NTT Apresiasi Kebun Lapas Kupang

oleh -408 Dilihat
Wagub Didampingi Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas NTT Tinjau Kebun Produktif Lapas Kelas IIA. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, meninjau langsung kebun produktif milik Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) NTT yang berada di kompleks Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kupang pada Kamis (5/2/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wagub NTT didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT, Joaz Bily Oemboe Wanda, serta Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Linus Lusi. Turut hadir Staf Khusus Menteri Dalam Negeri, Hoiruddin Hasibuan, Direktur Pusat Pelatihan dan Kajian Desentralisasi dan Otonomi Daerah (P2KD) Simon Saimima, serta Kepala Pusat Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Wahyu Chandra Kusuma.

Rombongan disambut langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas NTT, Ketut Akbar Herry Achjar, bersama jajaran pegawai dan warga binaan Lapas Kelas II A Kupang.

Kebun produktif yang ditinjau merupakan hasil pemanfaatan lahan tandus dan berkarang di area kompleks lapas yang kini berhasil disulap menjadi lahan pertanian produktif. Berbagai jenis tanaman seperti kacang panjang, terong, edamame, dan jagung tumbuh subur dan dikelola langsung oleh warga binaan.

Hasil panen dari kebun tersebut sebagian besar dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan program Makanan Bergizi (MBG) yang dikelola oleh Satuan Pengelola Pengadaan Gizi (SPPG). Program ini dinilai mampu meningkatkan kemandirian warga binaan sekaligus mendukung pengelolaan pangan lokal yang sehat dan berkelanjutan.

“Kami sangat mengapresiasi Bapak Wakil Gubernur yang berkenan meninjau kebun kami. Kehadiran beliau menjadi motivasi bagi seluruh jajaran dan warga binaan untuk terus bekerja dan berinovasi,” ujar Ketut Akbar Herry Achjar.

Sementara itu, Wagub Johni Asadoma menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh Pemerintah Provinsi NTT terhadap inisiatif Kanwil Ditjenpas NTT dalam memanfaatkan lahan kosong menjadi kebun produktif.

“Atas nama Pemerintah Provinsi NTT, saya menyampaikan terima kasih atas inisiatif, kerja nyata, dan inovasi yang telah dilakukan. Lahan yang sebelumnya kosong kini memiliki nilai ekonomi dan manfaat nyata. Saya mendorong agar kurang lebih 40 hektar lahan di kompleks lapas ini terus ditanami dan dihijaukan,” kata Johni Asadoma.

Semangat warga binaan juga terlihat dalam kegiatan tersebut. Salah satu warga binaan, Yus, menyatakan kesiapan seluruh penghuni Lapas Kelas II A Kupang untuk mendukung pengembangan kebun produktif.

“Kami warga binaan Lapas Kupang siap menanam semua lahan kosong,” ujarnya, yang disambut antusias oleh warga binaan lainnya.

Program kebun produktif Lapas Kelas II A Kupang ini menjadi contoh nyata sinergi antara lembaga pemasyarakatan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong pembinaan warga binaan yang berorientasi pada kemandirian, produktivitas, dan kontribusi ekonomi berkelanjutan. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.