Suarantt.id, Kupang-Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) terus menggenjot program penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah pada tahun 2026. Program ini didukung oleh berbagai sumber anggaran, mulai dari APBD Kota Kupang, APBD Provinsi, hingga APBN.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PRKP Kota Kupang, Ama Radjah, menjelaskan bahwa pada tahun ini pihaknya menyiapkan sejumlah program pembangunan dan rehabilitasi rumah bagi masyarakat.
“Untuk pembangunan rumah baru dari APBD Kota Kupang, kami siapkan lima unit dengan nilai sekitar Rp90 juta per unit. Selain itu, ada juga satu unit rumah khusus untuk korban bencana,” jelasnya kepada media ini di ruang kerjanya pada Selasa, 21 April 2026.
Tidak hanya pembangunan baru, Pemkot Kupang juga mengalokasikan bantuan rehabilitasi rumah bagi masyarakat. Program ini bersumber dari APBD Provinsi dengan nilai Rp20 juta per unit untuk 10 rumah.
Lebih lanjut, Ama Radjah mengungkapkan bahwa pihaknya juga mendapat dukungan dari pemerintah pusat melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Dalam program ini, sebanyak 100 unit rumah akan mendapatkan bantuan sebesar Rp20 juta per unit.
“Program dari APBN ini sementara dalam proses. Saat ini kami masih melakukan verifikasi calon penerima manfaat serta administrasi di lapangan,” ujarnya.
Selain itu, bantuan rumah dari pemerintah provinsi juga masih dalam tahap proses, termasuk verifikasi data penerima agar tepat sasaran.
Terkait lokasi pembangunan rumah baru, Ama Radjah menyebut masih dalam tahap verifikasi dan penetapan oleh pemerintah kota. Nama-nama calon penerima nantinya akan diusulkan kepada pemerintah provinsi untuk mendapatkan persetujuan.
“Semua masih berproses. Kami pastikan penerima bantuan benar-benar memenuhi kriteria,” tegasnya.
Di sisi lain, Pemkot Kupang juga tengah melakukan peningkatan kualitas kawasan permukiman kumuh di wilayah Oesapa. Program ini memiliki nilai anggaran yang cukup besar dan saat ini masih dalam tahap verifikasi administrasi serta survei lapangan.
Ama Radjah menambahkan, pemerintah berkomitmen untuk terus menghadirkan hunian yang layak, aman, dan sehat bagi masyarakat, terutama bagi warga kurang mampu dan korban bencana.
“Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Kupang,” pungkasnya. ***





