Suarantt.id, Kupang-Pengurus Provinsi (Pengprov) PBVSI Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali membuat gebrakan besar dalam upaya membenahi kualitas olahraga bola voli di daerah.
Setelah vakum selama kurang lebih 15 tahun, PBVSI NTT akhirnya kembali menggelar Pelatihan Pelatih Sertifikasi Daerah yang akan dipusatkan di Kabupaten Ende untuk Zona Flores-Lembata.
Keputusan strategis ini diambil dalam pertemuan koordinasi antara Pengprov PBVSI NTT yang diwakili Ketua Umum Winston Neil Rondo bersama Elfis Sabat, dengan Pengkab PBVSI Ende. Pertemuan tersebut turut dihadiri Ketua Umum PBVSI Ende Vinsen Sangu, Sekretaris Umum Ludger Naga Djawa (Bung Deri), serta jajaran pengurus lainnya, Sabtu malam (25/4/26).
Ketua Umum PBVSI Ende, Vinsen Sangu, menyatakan kesiapan penuh pihaknya untuk menjadi tuan rumah kegiatan tersebut. Ia memastikan seluruh kebutuhan teknis, mulai dari akomodasi, konsumsi hingga transportasi bagi peserta, telah dipersiapkan dengan matang.
“Secara teknis kami tidak memiliki kesulitan. Kami sedang menjajaki beberapa lapangan voli yang paling representatif untuk tempat praktik latihan peserta. Kami yakin acara ini akan berlangsung sukses,” ujarnya.
Menurut Vinsen, pelatihan ini menjadi momentum penting bagi Kabupaten Ende yang hingga kini belum memiliki pelatih berlisensi resmi. Ia pun berharap adanya kuota khusus bagi peserta dari daerahnya, mengingat tingginya minat pelatih lokal.
“Ini seperti oase bagi kami. Minat pelatih pasti besar, sehingga kami berharap ada perhatian khusus untuk peserta dari Ende,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum Pengprov PBVSI NTT, Winston Rondo, menegaskan bahwa pelatihan yang akan berlangsung pada 11-13 Juni 2026 ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah strategis untuk memperkuat pembinaan voli secara menyeluruh menuju PON 2028.
“Ke depan, sertifikasi ini akan menjadi syarat mutlak dalam setiap kejuaraan daerah. Tidak boleh lagi ada pelatih yang mendampingi tim tanpa lisensi resmi. Kita ingin pelatih yang memahami teknik modern dan memiliki kualifikasi yang jelas,” tegasnya.
Pelatihan ini akan menghadirkan empat instruktur nasional yang akan memberikan materi secara intensif kepada sekitar 40 hingga 50 peserta dari sembilan kabupaten di wilayah Flores hingga Lembata.
Program ini terbuka bagi berbagai kalangan, mulai dari pelatih senior yang ingin meningkatkan kompetensi, pelatih tim sekolah atau guru olahraga, hingga mantan atlet yang ingin berkarier sebagai pelatih profesional.
Sebagai tindak lanjut, pendaftaran peserta akan mulai dibuka pada Selasa (28/4/26). Pelatihan ini menggunakan sistem investasi mandiri yang mencakup akomodasi, konsumsi, kaos eksklusif, serta biaya sertifikat.
PBVSI NTT pun mengajak seluruh insan voli di wilayah Flores hingga Lembata untuk memanfaatkan momentum ini sebagai langkah awal mencetak pelatih berkualitas demi kemajuan voli NTT di tingkat nasional. ***





