Sumba Barat Dibidik Jadi Episentrum Voli NTT, Pemda dan PBVSI Perkuat Sinergitas

oleh -191 Dilihat
Pelantikan Pengurus Kabupaten PBVSI Sumba Barat periode 2026-2030 di Aula SD Negeri Tabulo Dara pada Senin, 13 April 2026. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Waikabubak-Kabupaten Sumba Barat dibidik menjadi episentrum pengembangan bola voli di Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui sinergi kuat antara pemerintah daerah dan Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI).

Hal tersebut ditegaskan dalam pelantikan Pengurus Kabupaten (Pengkab) PBVSI Sumba Barat periode 2026-2030 yang berlangsung di Aula SD Negeri Tabulo Dara pada Senin (13/4/26).

Ketua Umum Pengprov PBVSI NTT, Winston Neil Rondo, menyebut Sumba Barat memiliki posisi strategis sebagai salah satu basis utama pengembangan bola voli di NTT, khususnya di wilayah Sumba Raya.

“Sumba Barat kita dorong menjadi episentrum kekuatan bola voli di Sumba Raya. Potensinya lengkap—kompetisi hidup, talenta ada, dan perangkat pertandingan tersedia. Tugas kita adalah memastikan semua itu dikelola dengan sistem yang benar,” tegas Winston.

Ia menekankan bahwa arah pembinaan ke depan harus dilakukan secara terstruktur, terukur, dan berbasis sistem, meninggalkan pola kerja parsial yang selama ini dinilai kurang efektif.

“Kita tidak bisa lagi bekerja secara parsial. Semua harus masuk dalam satu sistem pembinaan, satu standar, dan satu komando organisasi. Di situlah letak kekuatan kita membangun prestasi,” ujarnya.

Sebagai bagian dari roadmap menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, PBVSI NTT telah menyiapkan sejumlah agenda strategis. Di antaranya adalah sertifikasi dan standarisasi pelatih di zona Sumba Raya dengan Sumba Barat sebagai tuan rumah pada pekan ketiga Juni 2026.

Selain itu, PBVSI juga akan menerapkan sistem seleksi atlet berbasis sport science mulai Agustus 2026 melalui digitalisasi data performa atlet, serta memperkuat sistem kompetisi berjenjang guna meningkatkan jam terbang para atlet.

Tak kalah penting, PBVSI menegaskan pentingnya koordinasi satu pintu di bawah organisasi untuk memastikan tata kelola yang profesional dan akuntabel.

BACA JUGA:  Musprov TI NTT 2026-2030 Memanas, Rote Ndao Resmi Dukung Ridwan Sujana Angsar

Menurut Winston, target besar yang ingin dicapai bukan hanya sekadar partisipasi dalam ajang nasional, tetapi menciptakan lompatan prestasi dari daerah hingga ke level tertinggi.

“Saya ingin anak-anak dari kampung-kampung di Sumba Barat berdiri di podium nasional. Itu hanya bisa dicapai kalau kita bekerja dengan disiplin, konsisten, dan berbasis sistem,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah dalam mendukung program pembinaan olahraga, khususnya bola voli.

“Pemerintah Kabupaten Sumba Barat memberikan dukungan penuh terhadap program PBVSI. Olahraga harus menjadi wadah pembinaan generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan berprestasi,” tegasnya.

Ketua Pengkab PBVSI Sumba Barat yang baru dilantik, Yehuda Malorung, menyatakan kesiapan untuk menjalankan mandat organisasi dengan menekankan pentingnya soliditas internal serta kolaborasi lintas sektor.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan menggelar Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) serta menyiapkan sejumlah agenda kompetisi lokal seperti Bupati Cup dan PGRI Cup sebagai bagian dari penguatan pembinaan atlet.

Dengan sinergi yang solid antara pemerintah daerah dan PBVSI, Sumba Barat diyakini akan menjadi salah satu pilar utama dalam membangun kekuatan bola voli NTT menuju prestasi nasional. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.