Wagub Johni Asadoma Hadiri Seminar Reaktualisasi Nilai-Nilai Bung Karno dan Evaluasi 100 Hari Kerja Pemprov NTT

oleh -643 Dilihat
Wagub NTT Pose Bersama Rektor Undana Kupang dan Pemateri. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma menghadiri Seminar Terbuka bertajuk “Reaktualisasi Nilai-Nilai Bung Karno dalam Pembangunan NTT: Evaluasi 100 Hari Kerja Pemerintah Provinsi NTT”, yang digelar di Aula Rektorat Universitas Nusa Cendana (Undana) pada Rabu (4/6/2025).

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kupang dan Badan Legislatif Mahasiswa Undana, dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila serta menggelar diskusi terbuka terkait pelaksanaan Program Quick Wins atau 100 Hari Kerja Gubernur dan Wakil Gubernur NTT.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Rektor Undana Maxs Sanam, Anggota DPRD Provinsi NTT Kasimirus Kolo, Dosen STIE Oemathonis Tomas Ola Langodai, dan Dosen FISIP Undana Rudi Rohi.

Dalam sambutannya, Rektor Undana menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Gubernur sebagai bentuk keterbukaan pemerintah dalam menjalin komunikasi dengan sivitas akademika, khususnya mahasiswa.

“Wakil Gubernur NTT hadir sebagai bentuk keterbukaan pemerintah untuk turun, mendengar, dan berdiskusi dengan mahasiswa demi peningkatan serta kemajuan pembangunan di Provinsi NTT,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa program Quick Wins yang telah dirumuskan Pemerintah Provinsi akan menjadi pijakan penting dalam arah pembangunan ke depan. “Saya percaya, program ini lahir dari riset dan pendataan yang mendalam sehingga layak dijadikan dasar pembangunan lima tahun ke depan,” lanjut Maxs Sanam.

Rektor Undana juga menegaskan komitmen institusinya untuk mendukung penuh program-program strategis pemerintah. “Melalui tagline ‘Undana Berdampak’, kami siap bersinergi dalam mendukung program pemerintah, termasuk penanganan stunting dan peningkatan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Johni Asadoma dalam arahannya menyampaikan bahwa enam program Quick Win yang telah dijalankan menjadi fondasi utama kebijakan pembangunan lima tahun mendatang.

BACA JUGA:  Gubernur NTT Siapkan Rp157 Miliar untuk Rumah Layak Huni, Sumba Tengah Jadi Prioritas

“Enam program Quick Win Pemerintah Provinsi NTT merupakan fondasi, panduan, dan arah pembangunan yang akan terus dijalankan,” jelasnya.

Dalam momentum peringatan Hari Lahir Pancasila, Wagub Johni menekankan pentingnya nilai-nilai Pancasila sebagai perekat keberagaman di NTT yang terdiri dari berbagai suku, agama, dan budaya.

“Pancasila telah terbukti menjadi kekuatan pemersatu bangsa, termasuk di NTT sebagai daerah kepulauan yang majemuk. Nilai-nilainya penting untuk terus diaktualisasikan,” tegasnya.

Menutup arahannya, Wagub Johni memberi pesan khusus kepada mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa. Ia mendorong mahasiswa untuk terus belajar, menguasai teknologi, dan membekali diri dengan sikap disiplin, kerja keras, inovasi, serta kemampuan berkolaborasi.

“Ada beberapa kunci sukses, antara lain disiplin, kerja keras, inovatif, kreatif, dan kolaboratif. Mahasiswa harus siap menghadapi berbagai dinamika perkembangan zaman,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.