BI NTT Bersama Mitra Strategis Gelar Sosialisasi Bantuan Sosial Non Tunai dan Edukasi Literasi Keuangan bagi KPM di Kota Kupang

oleh -852 Dilihat
Kepala BI Perwakilan NTT Hadiri Acara Sosialisasi Bansos Non Tunai. (Foto Humas BI Perwakilan NTT)

Suarantt.id, Kupang-Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur bersinergi dengan Dinas Sosial Kota Kupang, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTT, dan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Kupang menggelar kegiatan Sosialisasi dan Edukasi terkait Program Bantuan Sosial Non Tunai (BSNT) pada Rabu (23/7/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT dan diikuti oleh para perwakilan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Kecamatan Kota Raja, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), serta agen BRILink.

Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Kupang, Bernadinus Mere, dalam sambutannya menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para penerima bantuan sosial, khususnya Program PKH dan bantuan sembako, dalam pengelolaan dana bantuan secara efektif dan efisien melalui sistem non tunai.

“Bantuan sosial menggunakan anggaran negara (APBN), maka penyalurannya harus dilakukan dengan tepat guna dan tepat sasaran. Melalui kegiatan ini, kami harapkan pemahaman KPM terhadap elektronifikasi bantuan sosial serta transaksi keuangan semakin meningkat,” jelasnya.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Pratyaksa Candraditya, menekankan pentingnya pemahaman literasi keuangan, perlindungan data pribadi, serta penggunaan layanan perbankan dan pembayaran digital di kalangan KPM.

“Penyaluran bantuan secara non tunai menuntut keterhubungan dengan layanan perbankan. Oleh karena itu, penting bagi KPM untuk memahami cara menggunakan layanan tersebut serta melindungi data-data pribadinya yang bersifat rahasia,” ungkap Pratyaksa.

Ia menambahkan, metode penyaluran BSNT ini sejalan dengan komitmen Bank Indonesia dalam mendukung gerakan nasional non tunai serta mendorong akselerasi digitalisasi sistem pembayaran di daerah.

Program BSNT sendiri mencakup dua jenis bantuan utama: Program Keluarga Harapan (PKH) yang bertujuan meningkatkan taraf hidup melalui pemenuhan kebutuhan pendidikan, kesehatan, serta bantuan dasar bagi lansia dan penyandang disabilitas; dan Program Sembako untuk mencukupi kebutuhan karbohidrat KPM.

BACA JUGA:  PASI NTT Dipercaya Ikuti Program Pelatihan di Shanghai

Bank Indonesia akan terus melakukan monitoring terhadap penyaluran BSNT secara berkala sebagai bagian dari tugasnya dalam Tim Pengendali BSNT sebagaimana diatur dalam Perpres Nomor 63 Tahun 2017, sekaligus memperkuat peran dalam digitalisasi penyaluran bantuan sosial di Indonesia, termasuk di wilayah NTT. ****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.