BI NTT Gelar QRIS Jelajah Indonesia 2025 di Labuan Bajo: Dorong Budaya Digital dan Pariwisata

oleh -839 Dilihat
BI NTT Gelar QRIS Jelajah Indonesia 2025 di Kabupaten Labuan Bajo. (Foto Humas BI Perwakilan NTT)

Suarantt.id, Labuan Bajo-Bank Indonesia (BI) Provinsi NTT kembali menggelar kegiatan QRIS Jelajah Indonesia (QJI) 2025 dengan tema “Jelajah Budaya Indonesia, Makin Praktis pakai QRIS!”. Kegiatan ini berlangsung pada 26–28 Agustus 2025 di Golo Mori Convention Center, Labuan Bajo, salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP).

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng, bersama Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi NTT, Didiet Aditya Budi Prabowo. Hadir pula Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan Manggarai Barat, serta pimpinan perbankan daerah, di antaranya BPD NTT Cabang Labuan Bajo dan BNI Cabang Labuan Bajo.

QJI tahun ini dikemas dalam format kompetisi dengan melibatkan kelompok anak-anak muda, khususnya para kreator konten, untuk mengkampanyekan pembayaran digital melalui QRIS. Para peserta mengikuti serangkaian tantangan atau misi seputar QRIS, program CBP (Cinta Bangga Paham) Rupiah, perlindungan konsumen, serta kebudayaan yang menjadi inovasi baru di 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain itu, para kreator yang memiliki puluhan ribu pengikut di media sosial ditantang untuk membuat konten video kreatif dan mengunggahnya di platform masing-masing. Selama kegiatan, peserta juga menjelajahi berbagai destinasi ekonomi, budaya, dan wisata di Labuan Bajo.

Yang membedakan tahun ini, selain menampilkan budaya lokal seperti tari, kuliner, dan tenun khas NTT, peserta juga dikenalkan dengan QRIS Crossborder untuk memudahkan transaksi wisatawan mancanegara dari Malaysia, Thailand, Singapura, dan Jepang di kawasan Taman Nasional Komodo. Mereka juga merasakan pengalaman menggunakan fitur baru QRIS Tap yang resmi diluncurkan BI pada 2025.

Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi NTT, Didiet Aditya, menegaskan bahwa QJI 2025 bukan sekadar kampanye, melainkan langkah strategis untuk memperluas akseptasi pembayaran digital dan memperkuat inklusi keuangan berbasis digital.

“Kami ingin menunjukkan bahwa kemudahan transaksi digital melalui QRIS bisa dirasakan di berbagai sektor, termasuk pariwisata. Labuan Bajo menjadi contoh bagaimana budaya, wisata, dan ekonomi dapat terhubung lewat ekosistem digital,” jelas Didiet.

Dengan menghadirkan perpaduan budaya, teknologi, dan pariwisata, BI NTT berharap QJI 2025 mampu meningkatkan literasi keuangan digital generasi muda sekaligus mendukung promosi destinasi unggulan NTT ke dunia internasional. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.