Dari Kebun Sekolah ke Ketahanan Pangan, Gubernur Melki Hadiri Panen Perdana Cabai di Kupang Kupang

oleh -664 Dilihat
Gubernur NTT Panen Cabai di SMAN 1 Kupang Timur Kabupaten Kupang. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Oelamasi-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menghadiri panen perdana cabai di SMAN 1 Kupang Timur, Kabupaten Kupang pada Jumat (23/1/2026).

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sekolah dapat berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus pemberdayaan ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal.

“Saya paling suka pergi ke acara tanam dan panen seperti ini, apalagi di SMA/SMK. Ini sesuai dengan program Melki-Johni untuk pemberdayaan ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal masing-masing daerah,” ujar Gubernur Melki saat memberikan sambutan.

Kebun cabai seluas 20 are tersebut dikelola langsung oleh para siswa SMAN 1 Kupang Timur sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis proyek (project-based learning). Sebanyak 3.600 pohon cabai ditanam oleh siswa dari masing-masing kelas, dengan estimasi hasil panen sekitar satu kilogram per pohon. Selain menjadi sarana pembelajaran, kebun ini juga berfungsi sebagai praktik kewirausahaan bagi para siswa.

Gubernur Melki menegaskan bahwa pengembangan ekonomi kerakyatan tidak semata-mata ditentukan oleh kemampuan, tetapi oleh kemauan untuk mengelola potensi yang tersedia.

“Dari SMAN 1 Kupang Timur ini kita belajar bahwa persoalan utama bukan soal mampu atau tidak mampu, bisa atau tidak bisa, tetapi soal mau atau tidak mau. Kita punya tanah dan potensi yang bisa menghasilkan jika dikerjakan dengan baik dan serius,” tegasnya.

Dia juga menyebutkan bahwa SMAN 1 Kupang Timur merupakan sekolah kedua di Kabupaten Kupang yang dikunjunginya dalam kegiatan panen berbasis sekolah, setelah sebelumnya menghadiri panen serupa di SMAN 1 Amarasi.

Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa SMA dan SMK di Kabupaten Kupang memiliki potensi besar untuk menjadi pusat produksi pertanian yang produktif.

BACA JUGA:  Natal Nasional 2025 Jadi Momentum Pembangunan Humanis, Gubernur Melki Soroti Stunting dan Ekonomi Keluarga

Gubernur Melki berharap, apa yang dilakukan oleh SMAN 1 Kupang Timur dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di seluruh NTT dalam mengembangkan pembelajaran yang kontekstual, produktif, dan berdampak ekonomi. Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru dan siswa atas kerja keras dan kerja cerdas dalam mengelola kebun sekolah secara berkelanjutan.

Sementara itu, Bupati Kupang, Yosef Lede, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan panen cabai di SMAN 1 Kupang Timur merupakan bukti kontribusi nyata sekolah dan peserta didik dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia. Kegiatan ini juga sejalan dengan program Pemerintah Provinsi NTT, yakni One School One Product (OSOP).

Kepala SMAN 1 Kupang Timur, Selfina R. Sunbanu, menjelaskan bahwa seluruh proses penanaman hingga perawatan 3.600 pohon cabai dilakukan langsung oleh para siswa, dengan pembagian tanggung jawab satu bedeng untuk setiap kelas.

“Modal awal berasal dari Dana BOS sebesar Rp35 juta. Dengan harga cabai yang saat ini sedang meningkat, keuntungan yang diperoleh diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah,” jelasnya.

Salah seorang siswa kelas XI, Ketrin Bot, mengaku senang terlibat langsung dalam kegiatan kebun sekolah. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman nyata dalam bertani sekaligus menghasilkan nilai ekonomi dari pemanfaatan lahan kosong sekolah.

“Belajar bertani di kebun sekolah ini tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar. Justru kami belajar banyak hal, termasuk kerja sama dan tanggung jawab,” ungkapnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.