Dari Mobile Banking ke Super Apps, Bank NTT Siapkan Layanan Digital Terpadu

oleh -140 Dilihat
Direktur Umum dan SDM Bank NTT Rahmat Saleh. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Transformasi digital bukan lagi sekadar wacana bagi Bank NTT. Di tengah perubahan cepat dunia perbankan dan meningkatnya kebutuhan layanan berbasis teknologi, bank daerah ini mulai menata langkah besar mengembangkan Mobile Banking menuju konsep Super Apps yang terintegrasi.

Langkah itu bukan hanya soal teknologi, tetapi juga tentang bagaimana mendengar dan memahami kebutuhan masyarakat. Karena itu, Bank NTT membuka survei layanan Mobile Banking kepada nasabah dan masyarakat luas sebagai bagian dari proses “sambung rasa” digital.

Direktur Umum dan SDM Bank NTT, Rahmat Saleh, menegaskan bahwa transformasi digital harus berjalan bersama suara pengguna.

“Kami menyadari masih ada yang perlu dibenahi. Justru karena itu kami ingin mendengar langsung pengalaman nasabah. Kritik dan masukan masyarakat sangat penting agar kami tidak berjalan sendiri,” ujarnya kepada media pada Rabu, 6 Mei 2026.

Bagi Bank NTT, transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Persaingan layanan keuangan digital yang semakin ketat menuntut kecepatan, keamanan, dan kenyamanan dalam setiap transaksi.

Melalui pengembangan Super Apps, Mobile Banking Bank NTT ke depan tidak hanya menjadi alat transfer uang, tetapi berkembang menjadi pusat layanan digital dalam satu platform. Beragam fitur akan dihadirkan secara terintegrasi, mulai dari transaksi perbankan, pembayaran digital, QRIS, top up e-wallet, hingga pembayaran berbagai tagihan.

Lebih dari itu, aplikasi tersebut juga dirancang menyentuh kebutuhan sehari-hari masyarakat, termasuk layanan pemerintah daerah, dukungan bagi pelaku UMKM, hingga fitur lifestyle yang memudahkan aktivitas pengguna.

“Ke depan Mobile Banking Bank NTT harus menjadi ekosistem layanan digital masyarakat NTT, bukan sekadar aplikasi transaksi,” kata Rahmat.

Pendekatan ini menempatkan nasabah sebagai pusat pengembangan. Setiap masukan yang disampaikan melalui survei akan menjadi dasar dalam menentukan arah inovasi, mulai dari perbaikan sistem hingga pengalaman pengguna.

BACA JUGA:  Gubernur dan Wagub NTT Dukung Misi Dagang Jatim-NTT: Sinergi Perkuat Rantai Ekonomi Timur-Barat Indonesia

“Yang paling tahu kebutuhan layanan itu adalah masyarakat yang menggunakan aplikasi setiap hari. Karena itu kami membuka ruang agar mereka bisa menyampaikan langsung,” tambahnya.

Di tengah percepatan digitalisasi, Bank NTT juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan. Masyarakat diminta berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan bank, terutama melalui pesan singkat dan media sosial.

Manajemen menegaskan bahwa survei resmi hanya dilakukan melalui nomor WhatsApp terverifikasi milik Bank NTT. Nasabah diimbau tidak memberikan data pribadi atau informasi perbankan kepada pihak yang tidak bertanggung jawab.

Langkah menuju Super Apps ini menjadi penanda bahwa transformasi digital Bank NTT tidak hanya berorientasi pada teknologi, tetapi juga pada kepercayaan dan kebutuhan masyarakat. Dari sebuah aplikasi Mobile Banking, Bank NTT kini tengah menyiapkan fondasi ekosistem digital yang lebih luas mendekatkan layanan keuangan ke genggaman masyarakat Nusa Tenggara Timur. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.