Dukung Gerakan Lingkungan Bersih, Dunia Pendidikan Kota Kupang Sumbang 11 Kontainer Sampah

oleh -3952 Dilihat
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Kontainer Sampah kepada 10 Kelurahan. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Sebuah langkah konkret kolaboratif antara dunia pendidikan dan pemerintah ditunjukkan dalam acara penyerahan 11 unit kontainer sampah dari 14 sekolah negeri di Kota Kupang kepada 10 kelurahan. Penyerahan ini berlangsung di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Selasa (1/7/2025), dan disaksikan langsung oleh Wali Kota Kupang, dr. Cristian Widodo.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Dumuliahi Djami, dalam sambutannya menegaskan bahwa kontribusi tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian dunia pendidikan terhadap program prioritas Pemerintah Kota Kupang, khususnya dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan lingkungan yang bebas dari sampah.

“Ini bukan hanya soal kontainer, tapi tentang kesadaran kolektif bahwa sekolah memiliki peran penting dalam membangun budaya bersih sejak dini. Sekolah bukan hanya tempat belajar, tetapi juga tempat menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan,” ujar Dumuliahi Djami.

Sebanyak 11 kontainer tersebut merupakan hasil sumbangan dari 11 SMP dan 3 SD negeri. Kontainer akan ditempatkan di RT-RT yang berdekatan dengan sekolah, agar dapat dimanfaatkan dalam pengelolaan sampah di lingkungan sekitar. Nantinya, sampah yang terkumpul akan diangkut oleh Satgas Sampah tingkat kelurahan.

Wali Kota Kupang, dr. Cristian Widodo, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas keterlibatan aktif pihak sekolah, guru, siswa, dan orangtua murid dalam upaya menjaga kebersihan kota. Menurutnya, partisipasi dunia pendidikan menunjukkan bahwa pengelolaan sampah adalah tanggung jawab bersama.

“Sejak awal saya katakan, masalah sampah harus kita tangani bersama. Hari ini kita melihat buktinya. Terima kasih untuk semua kepala sekolah, orangtua murid, dan masyarakat yang telah terlibat dalam gerakan mulia ini,” ujar Wali Kota.

Ia menambahkan, penyerahan kontainer ini merupakan langkah kecil dari strategi besar untuk menciptakan pengelolaan lingkungan yang partisipatif di Kota Kupang.

“Kota ini hanya bisa bersih kalau semua warganya ikut merasa memiliki,” tegasnya.

Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, aksi gotong royong ini menegaskan bahwa perubahan bisa dimulai dari ruang kelas, dari kesadaran anak-anak dan para pendidik. Inisiatif ini menjadi simbol kembalinya semangat kebersamaan dan kepedulian lingkungan hidup di tengah masyarakat Kota Kupang.

Dengan dukungan semua pihak, Kota Kupang bergerak menuju masa depan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.