Dukung Ketahanan Pangan, Pemkot Kupang Beri Pelatihan dan Bantuan Ayam KUB bagi Anak Stunting di Tiga Kelurahan

oleh -2057 Dilihat
Kadis Pertanian Kota Kupang Memberi Bantuan secara Simbolis kepada Penerima Manfaat. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Upaya meningkatkan ketahanan pangan keluarga sekaligus menekan angka stunting kembali dilakukan Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pertanian. Pada Selasa, 18 November 2025, Aula Kantor Kelurahan Lasiana menjadi saksi pelaksanaan pelatihan pemeliharaan ayam KUB (Kampung Unggul Balitbang) serta penyaluran paket bantuan ternak bagi 40 anak stunting dari tiga kelurahan.

Sebanyak 21 anak dari Kelurahan Lasiana, 7 anak dari Oesapa, dan 12 anak dari Naioni hadir bersama keluarga mereka untuk mengikuti kegiatan ini. Mereka tampak antusias sejak pagi, terutama ketika instruktur memulai sesi pelatihan. Materi yang dibawakan mencakup cara merawat ayam KUB, menjaga kebersihan kandang, mengatur pakan, serta memastikan kesehatan ternak agar dapat berkembang dan menghasilkan telur secara optimal.

Selain pelatihan, masing-masing peserta menerima 1 paket bantuan berisi 8 ekor ayam KUB, satu unit kandang ayam, pakan 50 kilogram, tempat makan, dan tempat minum ayam. Paket tersebut dirancang sebagai modal budidaya yang langsung bisa diterapkan di rumah, sehingga keluarga memiliki sumber protein hewani yang lebih mudah dan berkelanjutan.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Dinas Pertanian Kota Kupang, Matheus A.B.H. Da Costa, yang dikenal akrab dengan sapaan Herry Dacosta. Ia didampingi Lurah Lasiana Ellisah Tobing, dan Lurah Oesapa Kiai Kia.

Dalam sambutannya, Herry Dacosta menegaskan bahwa program ini bukan sekadar penyaluran bantuan, tetapi bagian dari pendekatan jangka panjang terhadap ketahanan pangan berbasis rumah tangga.
“Memberikan ayam saja tidak cukup, karena keluarga juga perlu tahu cara memeliharanya. Pelatihan ini memastikan bahwa bantuan betul-betul berdampak bagi peningkatan gizi anak,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa ayam KUB dipilih karena tahan terhadap penyakit, cepat berkembang, dan mampu menghasilkan telur lebih banyak, sehingga cocok untuk keluarga penerima manfaat.

BACA JUGA:  Inflasi Kota Kupang Terkendali, Pemkot Dorong Pemberdayaan UMKM Lewat Akselerasi Digitalisasi Keuangan Daerah

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keterlibatan. Para orang tua terlihat mencatat materi pelatihan dengan serius, sementara beberapa anak tampak penasaran melihat ayam-ayam yang akan dibawa pulang. Momen ini menjadi simbol harapan baru bagi banyak keluarga, terutama dalam upaya meningkatkan asupan gizi anak-anak mereka.

Melalui program ini, Pemerintah Kota Kupang berharap pelibatan keluarga dalam budidaya unggas sederhana dapat menjadi langkah strategis dalam memutus rantai stunting sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal. (Penulis/ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.