Gubernur NTT Apresiasi Program Ausbildung SMKN 4 Kupang dan Dorong Pematenan Kompor Hybrid

oleh -393 Dilihat
Gubernur NTT Didampingi Kadis Pendidikan dan Kebudayaan NTT Pose Bersama Guru dan Siswa SMKN 4 Kupang. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, melakukan kunjungan kerja ke SMK Negeri 4 Kupang pada Senin (1/12/2025). Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambros Kodo, dan disambut hangat oleh para guru serta peserta didik SMK Negeri 4 Kupang.

Kepala SMK Negeri 4 Kupang, Semmy Ndolu, dalam laporannya menjelaskan bahwa sekolah yang telah ditetapkan sebagai SMK Pusat Keunggulan ini memiliki lima konsentrasi keahlian, yakni Teknik Furnitur, Desain dan Produksi Kriya, Desain Komunikasi Visual, Desain Interior, serta Teknik Komputer dan Jaringan. Jumlah peserta didik saat ini mencapai 591 orang.

Dorong OSOP Melalui Inovasi Kompor Hybrid

Dalam mendukung gerakan One School One Product (OSOP) yang digagas Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, SMK Negeri 4 Kupang terus mengembangkan sejumlah produk unggulan. Salah satu inovasi yang menarik perhatian adalah Kompor Hybrid, kompor multifungsi yang dapat menggunakan tenaga surya, baterai, maupun listrik.

Gubernur Melki mengapresiasi kreativitas tersebut dan mendorong agar inovasi-inovasi siswa tidak hanya berhenti pada tahap produksi, tetapi juga masuk ke ranah pematenan.

“Produk OSOP tidak hanya tenunan atau produk makanan. Hasil riset dan inovasi teknologi seperti Kompor Hybrid ini harus didorong untuk dipatenkan,” tegasnya.

Apresiasi untuk Program International Ausbildung

Selain inovasi teknologi, SMK Negeri 4 Kupang juga melaporkan perkembangan program International Ausbildung di Jerman. Program ini membuka peluang bagi peserta didik untuk melanjutkan pendidikan, magang, maupun bekerja di Jerman.

Gubernur Melki menilai program tersebut sebagai kesempatan emas bagi generasi muda NTT.

“Saya pikir ini program yang sangat baik, di mana anak-anak kita dapat belajar, bekerja, atau magang di Jerman. Jerman adalah salah satu negara yang paling fair dalam urusan seperti ini,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya memastikan seluruh proses kerja sama dilakukan secara benar dan sesuai ketentuan.

“Ini program yang sangat baik, maka harus diupayakan agar seluruh prosesnya berjalan dengan baik,” katanya.

Kegiatan kunjungan kerja ini turut dihadiri Ketua Komite SMK Negeri 4 Kupang, para orang tua peserta program International Ausbildung, para guru, serta siswa-siswi SMK Negeri 4 Kupang.

Kunjungan ini sekaligus menjadi momentum penguatan kolaborasi antara pemerintah provinsi dan sekolah dalam mengembangkan pendidikan vokasi, inovasi teknologi, dan peluang global bagi pelajar NTT. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.