Suarantt.id, Kupang-Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Kupang resmi menggelar Kejuaraan Pencak Silat Antarperguruan se-Kota Kupang Tahun 2025 di GOR Oepoi pada Rabu (3/9/2025). Ajang bergengsi ini memperebutkan Piala Bergilir Wali Kota Kupang serta menjadi wadah mempererat silaturahmi antarperguruan dan melahirkan atlet-atlet berprestasi dari Kota Kupang.
Acara pembukaan berlangsung meriah dengan kehadiran Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, bersama Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis. Turut hadir Ketua IPSI NTT Adrianus A. Tali, Sekretaris IPSI NTT Ferdi Amatae, perwakilan Kapolresta Kupang Kota, perwakilan KONI Kota Kupang, serta Pastor Paroki St. Petrus Rasul TDM, Romo Leonardus Enos Dau.
Sebanyak 180 peserta dari 10 perguruan pencak silat ikut ambil bagian, antara lain Perisai Diri, Kobra Sakti, Gagak Hitam, Wulung Perkasa, Tapak Suci Muhammadiyah, Kipas Cendana, Gerak Hati, Napas Gahana, PSHT, dan Persinas ASAD.
Dalam sambutannya, Wali Kota Christian menekankan empat tujuan utama kejuaraan ini. Pertama, melestarikan pencak silat sebagai budaya asli Indonesia yang telah diakui UNESCO sebagai warisan budaya takbenda dunia. Kedua, menjadi ajang mencari bibit unggul yang mampu mengharumkan nama Kota Kupang hingga tingkat nasional bahkan internasional. Ketiga, membentuk karakter generasi muda melalui nilai sportivitas, kejujuran, dan penghargaan terhadap lawan. Keempat, mempererat persaudaraan antarperguruan pencak silat di Kota Kupang.
“Kejuaraan ini bukan hanya sekadar lomba, tetapi wadah untuk melatih mental dan membentuk karakter. Saya titip kepada wasit dan juri agar memberikan penilaian seadil-adilnya demi pendidikan karakter anak-anak kita,” pesan Wali Kota.
Ketua Panitia, Davidson Puas, menyampaikan bahwa kejuaraan ini merupakan langkah awal menuju penyelenggaraan dengan skala lebih besar. “Kami berharap dukungan dari Pemerintah Kota Kupang sehingga tahun depan kejuaraan ini dapat digelar lebih luas dan profesional,” ujarnya.
Salah satu peserta, Intan, mengaku bangga dapat berpartisipasi. “Saya termotivasi ikut kejuaraan ini karena ingin menjaga diri sekaligus melestarikan seni dan nilai luhur bangsa melalui pencak silat,” tuturnya.
Melalui kejuaraan ini, Pemerintah Kota Kupang berharap lahir atlet-atlet berbakat yang dapat membawa nama baik kota sekaligus memperkokoh persaudaraan di antara seluruh perguruan pencak silat. Kehadiran langsung Wali Kota dan Wakil Wali Kota menjadi bukti nyata dukungan pemerintah terhadap pelestarian budaya dan pembinaan generasi muda di bidang olahraga. ***






