Suarantt.id, Kupang-Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, menegaskan bahwa kehadiran venue panahan menjadi fondasi penting dalam pembinaan atlet daerah menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028. Hal tersebut disampaikannya saat meresmikan Puma Archery Club Venue sekaligus membuka Turnamen Panahan Danlanud El Tari Cup 2025 dalam rangka HUT ke-67 Provinsi NTT, di Lapangan Panahan Lanud El Tari, Kupang pada Kamis (18/12/2025) pagi.
Meski berlangsung di tengah guyuran hujan, semangat Wakil Gubernur NTT untuk hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan tidak surut. Acara ini turut dihadiri unsur Forkopimda NTT, keluarga besar Lanud El Tari Kupang, jajaran Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI), panitia, serta para atlet panahan dari berbagai kategori usia.
Dalam sambutannya, Wagub Johni Asadoma menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Komandan Lanud El Tari atas diresmikannya Puma Archery Club Venue serta penyelenggaraan Turnamen Panahan Danlanud El Tari Cup 2025. Ia menilai kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata komitmen dalam pembinaan dan pengkaderan atlet panahan di Provinsi NTT.
“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi NTT, saya menyampaikan apresiasi kepada Lanud El Tari. Kehadiran Puma Archery Club Venue ini tidak hanya menambah sarana olahraga panahan di NTT, tetapi juga menjadi simbol komitmen bersama dalam membangun pembinaan atlet yang berkelanjutan dan berkualitas,” ujar Wagub.
Menurutnya, peresmian venue panahan ini memiliki makna strategis karena bukan sekadar fasilitas fisik, melainkan ruang pembinaan karakter, disiplin, dan prestasi. Olahraga panahan, lanjutnya, menuntut fokus, ketenangan, presisi, dan konsistensi yang sangat relevan dengan pembentukan mental atlet.
“Setiap tarikan busur mengajarkan pengendalian diri, kejernihan berpikir, dan ketekunan. Nilai-nilai ini sejalan dengan tema ‘Archery for Focus and Consistency in All Aspects’, yang menekankan sportivitas dan peningkatan prestasi atlet panahan di NTT,” ungkap Johni Asadoma.
Wagub juga menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan dalam menghadapi PON XXII Tahun 2028, di mana Provinsi NTT akan menjadi tuan rumah bersama Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Panahan merupakan salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan sehingga membutuhkan persiapan matang sejak dini.
“Kita harus menyiapkan atlet yang profesional dan kompetitif. Turnamen seperti ini sangat penting untuk mengasah kemampuan teknis dan mental bertanding para atlet kita,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa beberapa hari sebelumnya, Pemerintah Provinsi NTT telah melakukan kunjungan kerja ke Kantor KONI Pusat di Jakarta serta studi tiru ke Provinsi Jawa Barat guna memperkuat koordinasi dan mempelajari strategi persiapan penyelenggaraan PON 2028.
“Banyak masukan strategis yang kami dapatkan, mulai dari manajemen venue, penguatan prestasi olahraga, hingga pengembangan sport tourism untuk menyukseskan PON 2028 di NTT bersama NTB,” tambahnya.
Pada momentum HUT ke-67 Provinsi NTT, Wagub Johni Asadoma juga mengajak agar setiap event olahraga melibatkan pelaku UMKM lokal. Menurutnya, kegiatan olahraga harus mampu menggerakkan sektor ekonomi masyarakat.
“Event olahraga harus memberi dampak ekonomi. Kita dorong keterlibatan UMKM agar manfaatnya dirasakan secara luas dan berkelanjutan,” tegasnya.
Mengakhiri sambutannya, Wagub mengajak seluruh peserta turnamen menjunjung tinggi sportivitas dan semangat juang. Ia berharap Turnamen Panahan Danlanud El Tari Cup 2025 dapat berjalan sukses dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan olahraga panahan di NTT.
Sementara itu, Danlanud El Tari Marsekal Pertama Somad menyampaikan bahwa peresmian Puma Archery Club Venue dan turnamen panahan ini juga dihadiri jajaran PERPANI sebagai bentuk keseriusan pembinaan olahraga panahan di NTT. Turnamen tersebut diikuti atlet dari berbagai kategori, mulai dari junior hingga senior, guna melahirkan bibit-bibit atlet panahan yang profesional.
Peresmian Puma Archery Club Venue ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Wakil Gubernur NTT bersama Danlanud El Tari, dilanjutkan dengan panah simbolis sebagai tanda dibukanya Turnamen Panahan Danlanud El Tari Cup 2025. ***







