Suarantt.id, Kupang-Kejuaraan Daerah (Kejurda) Atletik Nusa Tenggara Timur (NTT) 2025 resmi berakhir dengan penuh suka cita dan catatan prestasi membanggakan. Ajang bergengsi yang berlangsung sejak 21 hingga 23 Agustus 2025 di Stadion Oepoi Kupang itu ditutup secara resmi oleh Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (PPO) Provinsi NTT, Karel Muskanan, mewakili Plt. Kadispora NTT pada Sabtu, 23 Agustus 2025 malam.
Dalam sambutannya, Karel Muskanan yang juga Sekretaris Umum PASI NTT menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan Kejurda.
“Atas nama Plt. Kadispora, kami berterima kasih kepada pengurus PASI, panitia, para pelatih, wasit, official, sponsor, hingga rekan-rekan media yang telah berkolaborasi sehingga Kejurda ini berjalan sukses, tertib, dan lancar,” ujarnya.
Karel menegaskan bahwa Kejurda bukan akhir dari proses pembinaan atlet, melainkan langkah menuju prestasi lebih tinggi.
“Bagi yang juara, jangan cepat puas. Bagi yang belum berhasil, jadikan kekalahan sebagai vitamin untuk memacu diri lebih baik lagi,” tegasnya sebelum secara resmi menutup Kejurda Atletik NTT 2025.
Sementara itu, Ketua Harian PASI NTT, Dr. Frans Sales yang hadir mewakili Ketua Umum PASI NTT, menilai Kejurda 2025 bukan hanya sekadar kompetisi, melainkan juga momentum kebersamaan.
“Kegiatan ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga ajang silaturahmi yang merajut persatuan dan persaudaraan. Dalam tiga hari, kita melihat anak-anak muda potensial dari berbagai kelompok usia menunjukkan kemampuan terbaiknya,” katanya.
Frans menjelaskan, Kejurda Atletik 2025 mempertandingkan 80 nomor dengan total 240 medali. Selain itu, tim talent scouting PASI NTT telah mengidentifikasi sejumlah atlet yang akan direkomendasikan mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Atletik pada 29 Agustus–4 September 2025 mendatang.
“Ini adalah investasi bagi masa depan bangsa. Atlet-atlet muda dengan kebugaran jasmani yang baik adalah calon pemimpin tangguh di masa depan. Karena itu, kami berharap mereka yang direkomendasikan ke Kejurnas bisa menjaga prestasi dan membawa nama baik NTT,” tambahnya.
Dari 11 kontingen kabupaten/kota yang berpartisipasi, Kabupaten Kupang tampil sebagai juara umum dengan torehan 12 emas, 5 perak, dan 8 perunggu. Posisi kedua diraih Kabupaten Sumba Timur dengan 10 emas, 7 perak, 11 perunggu. Sementara Kota Kupang menempati peringkat ketiga dengan perolehan 7 emas, 11 perak, dan 7 perunggu. ***





