Kota Kupang Jadi Pusat Pelatihan Metrologi Legal bagi Aparatur Timor Leste

oleh -779 Dilihat
Wali Kota Kupang Beraudiensi dengan Direktur Metrologi Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan RI di Ruang Kerjanya. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menerima audiensi Direktur Metrologi Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kementerian Perdagangan RI, Sri Astuti, di ruang kerjanya pada Rabu (24/9/2025). Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama di bidang metrologi legal, khususnya program pelatihan bagi aparatur dari Republik Demokratik Timor Leste.

Turut hadir dalam audiensi itu, Priyo Syamsul Nugraha (Penera Ahli Madya), Yulianti (Perencana Ahli Muda), Maxin Wila Huky (Kabid Metrologi Disperindag Kota Kupang), serta Leni M. Hermanus (Kabid Perdagangan Disperindag Kota Kupang).

Sri Astuti menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Kupang atas sambutan hangat yang diberikan. Menurutnya, Kota Kupang memiliki posisi strategis untuk menjadi pusat pelatihan dan pengembangan kapasitas aparatur Timor Leste di bidang metrologi legal.

“Terima kasih Pak Wali atas perkenan menerima kami dengan tangan terbuka. Kehadiran kami kali ini membawa misi khusus, salah satunya mendukung program penguatan sistem metrologi legal bagi Timor Leste. Kegiatan ini didukung Kementerian Luar Negeri, LDKPI, dan Kementerian Keuangan, dengan Kementerian Perdagangan sebagai pelaksana,” ungkapnya.

Ia menjelaskan sebanyak 10 peserta dari Timor Leste akan mengikuti pelatihan di Kupang. Kehadiran mereka diharapkan menjadi langkah awal penyusunan regulasi dan sistem pengawasan alat ukur, peneraan timbangan, serta kalibrasi yang terstandar sebagaimana telah berjalan di Indonesia.

Sri Astuti menambahkan program ini merupakan bagian dari forum Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular (KSST). “Sebagai negara yang sudah lebih duluan, kita punya kewajiban membina hubungan baik dengan negara tetangga. Papua Nugini juga meminta untuk dilatih. Ini bentuk solidaritas kawasan,” jelasnya.

Selain itu, ia menekankan bahwa Kementerian Perdagangan saat ini tengah fokus pada tiga program besar, yakni perluasan pasar ekspor, penguatan UMKM agar bisa menembus pasar ekspor, serta pengamanan pasar dalam negeri. Momentum kerja sama ini diharapkan membuka peluang kolaborasi lain antara pemerintah pusat dan daerah.

Pelatihan bagi aparatur Timor Leste dijadwalkan berlangsung hingga 4 Oktober 2025 di UPT Metrologi Kota Kupang. Materi teknis tentang peneraan, kalibrasi, dan pengawasan metrologi legal akan disampaikan narasumber dari Kementerian Perdagangan RI, sementara UPT Metrologi Kota Kupang menjadi tuan rumah dan fasilitator kegiatan.

Sementara itu, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menyambut baik kerja sama tersebut dan menyatakan kesiapan Pemerintah Kota Kupang mendukung program Kementerian Perdagangan. Ia menekankan pentingnya sinergi pusat dan daerah dalam mendorong penguatan layanan metrologi sekaligus membuka peluang kerja sama ekonomi lainnya.

“Saya senang, artinya kita jadi hub. Jadi pusat belajar itu bagus, perputaran ekonomi juga bisa bertumbuh. Datang 10 orang, mungkin mereka bawa keluarganya, hotel jadi ditinggali, length of stay naik, orang makan di restoran. Kami senang sekali. Justru ini peluang baik bagi Kupang,” ujarnya.

Wali Kota juga menegaskan siap memfasilitasi kebutuhan teknis selama pelatihan berlangsung. “Kalau ada hal-hal yang perlu dikoordinasikan atau ditambahkan, jangan sungkan sampaikan. Kami siap mendukung. Kita sama-sama pemerintah, jadi memang harus saling membantu,” tambahnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.