Kota Kupang Siap Jadi Tuan Rumah Konsultasi Nasional FKUB 2026

oleh -1358 Dilihat
Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo Menerima Audiensi Pengurus FKUB Kota Kupang di Rumah Jabatan Wali Kota Kupang pada Senin, 9 Maret 2026. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menerima audiensi pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Kupang di Rumah Jabatan Wali Kota pada Senin (9/3/2026).

Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis terkait kerukunan umat beragama serta rencana pelaksanaan Konsultasi Nasional FKUB tingkat Provinsi NTT yang dijadwalkan berlangsung di Kota Kupang pada Oktober 2026 mendatang.

Hadir dalam audiensi tersebut Ketua FKUB Kota Kupang, Pdt. Mercy Paula Pattikawa, bersama Wakil Ketua FKUB RD Longginus Bone dan H. Muhammad, MS, Sekretaris FKUB Pdt. Yosafat Chandradireja, serta sejumlah anggota FKUB Kota Kupang. Wali Kota Kupang didampingi Sekretaris Daerah Kota Kupang Jeffry E. Pelt, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kota Kupang, Kepala Badan Kesbangpol Kota Kupang, serta Plt. Kepala Bappeda Kota Kupang.

Dalam pertemuan tersebut, pengurus FKUB menyampaikan sejumlah hal penting terkait situasi yang berkembang dalam kehidupan umat beragama di Kota Kupang. Selain itu, FKUB juga menyampaikan rencana Kota Kupang sebagai tuan rumah kegiatan Konsultasi Nasional FKUB yang akan menghadirkan perwakilan FKUB dari berbagai daerah di Indonesia.

Ketua FKUB Kota Kupang, Pdt. Mercy Paula Pattikawa, mengatakan bahwa audiensi ini merupakan bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara FKUB dan pemerintah daerah dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kota Kupang.

Dia juga menyampaikan harapan agar Pemerintah Kota Kupang dapat memberikan dukungan terhadap rencana pelaksanaan Konsultasi Nasional FKUB yang akan digelar pada Oktober 2026.

“Kami berharap dukungan dari pemerintah kota agar kegiatan ini dapat berjalan dengan baik, sekaligus menjadi momentum memperkuat citra Kota Kupang sebagai kota toleransi,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo menegaskan bahwa Pemerintah Kota Kupang selalu membuka ruang dialog dengan berbagai pihak, termasuk FKUB yang merupakan mitra strategis pemerintah dalam menjaga harmoni kehidupan beragama di daerah.

BACA JUGA:  Wali Kota Kupang Bersama HIMPAUDI Bahas Kesejahteraan Guru PAUD dan Komitmen terhadap Pendidikan Usia Dini

“Saya dan seluruh jajaran pemerintah selalu membuka tangan dan hati untuk menerima masukan. FKUB adalah mitra penting pemerintah dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kota Kupang,” ungkapnya.

Menurut Wali Kota, tujuan utama dari berbagai upaya tersebut adalah memastikan Kota Kupang tetap menjadi daerah yang damai dan penuh toleransi.
Ia menekankan pentingnya pendekatan dialog dan musyawarah dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.

“Semua harus diselesaikan melalui mekanisme dan dialog. Kita duduk bersama, membuka hati, dan mencari jalan terbaik. Jangan sampai persoalan lokal justru memicu ketegangan yang lebih luas,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Wali Kota juga menyatakan dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap berbagai program FKUB yang bertujuan memperkuat kerukunan masyarakat.

Ia mendorong FKUB untuk terus melakukan sosialisasi nilai-nilai toleransi kepada generasi muda serta memperkuat program Kampung Kerukunan di berbagai wilayah Kota Kupang.

“Kota Kupang dikenal sebagai kota toleransi. Tugas kita bersama adalah menjaga warisan itu. Kerukunan tidak boleh hanya menjadi slogan, tetapi harus terus dirawat melalui dialog, pendidikan, dan kerja sama semua pihak,” tutupnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.