Kunjungan Wisman ke NTT Juli 2025 Naik, Didominasi dari Timor Leste

oleh -582 Dilihat
Wisman Menikmati Keindahan Pantai di NTT. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTT mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Juli 2025 mencapai 25.155 kunjungan. Angka ini naik signifikan sebesar 21,43 persen dibandingkan Juni 2025 dan melonjak 109,71 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kepala BPS NTT, Matamira Kale, mengatakan mayoritas wisman masuk melalui pintu darat sebesar 83,61 persen, terutama lewat Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain, Motamasin, Wini, dan Napan. Sementara itu, kunjungan melalui pintu udara tercatat 15,10 persen dan melalui pintu laut sebesar 1,29 persen.

“Asal wisman terbanyak yang masuk ke NTT berasal dari Timor Leste, Malaysia, serta warga negara Indonesia yang sudah berdomisili di luar negeri lebih dari setahun,” ujar Matamira pada Senin (1/9/2025).

Wisatawan Nusantara Juga Meningkat

Selain wisman, pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) juga menunjukkan peningkatan. Pada Juli 2025, jumlah perjalanan wisnus dari NTT mencapai 1.002.652 perjalanan, naik 8,72 persen dibandingkan Juni 2025 dan meningkat 41,89 persen dibandingkan Juli 2024.

Sementara itu, perjalanan wisnus yang menuju NTT tercatat 981.528 perjalanan, naik 8,34 persen dibanding bulan sebelumnya dan melonjak 45,08 persen dibanding Juli 2024. Sebagian besar perjalanan dilakukan wisatawan dari dalam provinsi sendiri dengan kontribusi mencapai 91,95 persen.

Matamira menjelaskan, peningkatan ini dipengaruhi oleh musim libur sekolah serta penyelenggaraan berbagai event festival dan olahraga di wilayah perbatasan.

Tingkat Hunian Hotel Ikut Terdorong

Dari sisi akomodasi, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di NTT pada Juli 2025 tercatat 50,95 persen, naik 21,35 persen dibandingkan Juni 2025, dan tumbuh 1,77 persen dibandingkan Juli 2024.

BACA JUGA:  Sinergi Bank Indonesia dan Kadin NTT Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lewat Kewirausahaan Muda dan Hilirisasi Daun Kelor

TPK tertinggi terjadi di Kabupaten Manggarai Barat (73,53 persen), Sumba Timur (55,40 persen), dan Sumba Barat (46,24 persen). Jumlah tamu hotel berbintang mencapai 65.002 tamu, didominasi oleh tamu domestik sebesar 63,13 persen, dengan rata-rata lama menginap 1,64 malam.

Untuk hotel nonbintang, TPK pada Juli 2025 tercatat 18,17 persen, naik 10,65 persen dibandingkan Juni 2025, namun turun 10,47 persen dibandingkan Juli 2024. TPK tertinggi tercatat di Kabupaten Kupang (36,67 persen), Belu (35,31 persen), dan Timor Tengah Selatan (30,53 persen). Jumlah tamu hotel nonbintang mencapai 53.488 tamu, dengan 61 persen di antaranya merupakan tamu domestik.

“Rata-rata lama menginap tamu hotel nonbintang adalah 1,46 malam, dengan tamu asing rata-rata 1,63 malam dan tamu domestik 1,35 malam,” jelas Matamira. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.