Melki-Johni Kompak Hadir di Acara Pengukuhan Tiga Guru Besar Undana, Tegaskan Pentingnya Ilmu untuk Kesejahteraan Masyarakat

oleh -1035 Dilihat
Gubernur dan Wagub NTT Kompak Hadir di Acara Pengukuhan Tiga Guru Besar Undana Kupang. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, bersama Wakil Gubernur Johanis Asadoma menghadiri Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka Pengukuhan Guru Besar Universitas Nusa Cendana (Undana) di Graha Cendana, Penfui, Kupang, Selasa (5/8/2025).

Acara yang dipimpin langsung oleh Rektor Undana, Prof. Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sc, tersebut menjadi momentum penting dalam sejarah Undana dengan dikukuhkannya tiga Guru Besar baru, masing-masing sebagai Guru Besar ke-69, 70, dan 71 kampus tersebut.

Ketiga akademisi yang dikukuhkan adalah:

  • Prof. Dr. Drs. Hikmah, M.Pd – Guru Besar dalam bidang Teknik Lingkungan dan Penyehatan dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
  • Prof. Dr. Ir. Arifin Sanusi, M.T – Guru Besar bidang Energi Terbarukan dari Fakultas Sains dan Teknik.
  • Prof. Dr. Drs. Petrus Kase, M.Soc.Sc – Guru Besar bidang Analisis Kebijakan Publik dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Dalam sambutannya, Gubernur Melki Laka Lena menyampaikan bahwa pengukuhan Guru Besar bukan hanya puncak karier akademik, melainkan juga bentuk tanggung jawab sosial untuk menghadirkan ilmu pengetahuan yang relevan dan solutif bagi tantangan pembangunan di NTT.

“Setiap kepakaran yang dimiliki para Guru Besar ini memiliki relevansi strategis bagi pembangunan daerah. Ilmu tidak boleh tinggal di ruang kuliah, tapi harus hadir di tengah masyarakat untuk menjawab persoalan nyata,” tegas Melki.

Ia secara khusus menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan pencapaian masing-masing Guru Besar:

  • Kepada Prof. Hikmah, Gubernur menyebut bahwa kepakarannya penting dalam mendorong edukasi dan inovasi teknik lingkungan demi mewujudkan masyarakat NTT yang sehat.
  • Prof. Arifin Sanusi dinilai berhasil menghadirkan teknologi terbarukan yang aplikatif bagi masyarakat pesisir, seperti turbin angin efisien, pengolahan limbah menjadi energi, dan pengering ikan tenaga surya.
  • Prof. Petrus Kase mendapat apresiasi atas riset-risetnya yang mendalam terkait evaluasi kebijakan publik, penguatan BUMDes, hingga pelestarian situs sejarah yang berdampak langsung pada tata kelola dan pembangunan daerah.
BACA JUGA:  Pemkot Kupang Hadirkan Rumah Layak Huni sebagai Kado Natal dan Semangat Baru Sambut 2026

Melki menegaskan bahwa Undana merupakan mitra strategis Pemprov NTT dalam tiga agenda utama: penguatan SDM, riset terapan berbasis solusi, dan inovasi berkelanjutan.

“Undana punya banyak dampak untuk masyarakat dan pembangunan di NTT ini. Kita ingin kampus ini terus melahirkan karya-karya nyata yang bisa langsung diimplementasikan,” ujar Gubernur.

Ia juga mendorong agar para akademisi semakin aktif menjembatani hasil riset dengan kebijakan dan praktik lapangan, sehingga ilmu benar-benar menjadi alat transformasi sosial dan ekonomi.

Sementara itu, Rektor Undana, Prof. Maxs U.E. Sanam, menyampaikan bahwa hingga saat ini Undana telah memiliki 71 Guru Besar sejak berdiri pada tahun 1962. Ia menyampaikan terima kasih atas kehadiran Gubernur dan Wakil Gubernur dalam acara pengukuhan ini, sebagai bentuk nyata sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan pemerintah daerah.

“Kami mengapresiasi dukungan penuh dari Pemprov NTT. Kehadiran Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika Undana untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi NTT,” kata Rektor.

Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri para pejabat daerah, civitas akademika Undana, serta keluarga besar ketiga Guru Besar yang dikukuhkan. Prosesi ditutup dengan doa dan pemberian ucapan selamat secara resmi dari para tamu undangan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.