Suarantt.id, Kupang-Pemerintah Kota Kupang mulai melakukan perbaikan pada ruas Jalan Oeleta Raya di Kecamatan Alak yang selama ini mengalami kerusakan cukup parah.
Langkah tersebut mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Kota Kupang dari daerah pemilihan Alak, Yafet Horo, yang menilai respons pemerintah sebagai bentuk nyata mendengar aspirasi masyarakat.
Yafet Horo mengatakan, kondisi jalan tersebut telah lama dikeluhkan warga karena tingkat kerusakannya yang sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Ia mengaku secara konsisten menyuarakan perbaikan jalan tersebut dalam berbagai forum, termasuk dalam sidang DPRD.
“Jalan ini betul-betul sudah hancur dan sangat dibutuhkan warga. Saya setiap momen sidang selalu perjuangkan agar segera dikerjakan. Sempat ada wacana pengerjaan pada 2027, tetapi saya mohon agar tidak ditunda karena ini sangat urgen,” ujarnya pada Jumat (1/5/2026).
Menurutnya, urgensi perbaikan tidak lepas dari posisi strategis ruas jalan tersebut yang menjadi akses menuju berbagai fasilitas publik dan pemerintahan. Di sepanjang jalur itu terdapat kantor camat, kelurahan, puskesmas, kepolisian sektor, koramil, serta sejumlah sekolah dan jalur ekonomi masyarakat.
“Atas nama pribadi dan masyarakat Alak, saya menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang beserta seluruh jajaran, termasuk Bappeda dan Dinas PUPR, yang sudah merespons dengan baik,” katanya.
Ia juga menyoroti peran koordinasi lintas perangkat daerah, termasuk Plt Kepala Bappeda dan Kepala Dinas PUPR, yang dinilai mampu mendorong percepatan realisasi pekerjaan pada tahun ini.
Meski demikian, Yafet menegaskan bahwa kebutuhan perbaikan infrastruktur jalan di wilayah Alak masih cukup besar. Selain Jalan Oeleta Raya, terdapat ruas lain seperti akses dari depan SPBU Alak menuju Kantor Camat yang juga mengalami kerusakan berat.
“Masih banyak jalan lorong di 12 kelurahan di Alak yang perlu dibenahi. Kami memahami keterbatasan anggaran daerah, tetapi harapannya ke depan ada alokasi lanjutan untuk perbaikan secara bertahap,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Kupang, Jack Pu’u menjelaskan bahwa pekerjaan yang saat ini dilakukan bersifat penanganan sementara guna mengurangi tingkat kerusakan dan meningkatkan kenyamanan pengguna jalan.
“Penanganan dilakukan dengan penimbunan menggunakan material pilihan pada badan jalan sepanjang kurang lebih 400 meter yang mengalami kerusakan cukup berat. Kami juga menggunakan alat berat seperti grader dan vibro roller,” jelasnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah akan mengupayakan perbaikan permanen pada ruas tersebut dalam program pembangunan ke depan, menyesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia.
Perbaikan awal ini diharapkan dapat segera memulihkan akses masyarakat sekaligus mengurangi risiko kecelakaan akibat kondisi jalan yang rusak, sembari menunggu realisasi penanganan jangka panjang. ***







