Pemkot Kupang Salurkan Bantuan Sosial Hampir Rp100 Juta untuk Klasis Kota Kupang dan GMIT Talitakumi

oleh -372 Dilihat
Wali Kota Didampingi Wawali Kupang Serahkan Bantuan Sosial kepada Klasis Kota Kupang dan GMIT Talitakumi. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Pemerintah Kota Kupang kembali menegaskan komitmennya membangun sinergi dengan lembaga keagamaan demi kesejahteraan masyarakat. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, bersama Wakil Wali Kota, Serena Cosgrova Francis menyerahkan bantuan sosial keagamaan senilai hampir Rp100 juta kepada Klasis Kota Kupang dan GMIT Talitakumi Pasir Panjang pada Rabu (13/8/2025).

Bantuan ini menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap pelayanan sosial kemasyarakatan melalui peran aktif lembaga keagamaan di tengah masyarakat.

Turut hadir Ketua Majelis Klasis Kota Kupang, Pdt. Delfiana Poyk-Snae; Ketua Majelis Jemaat GMIT Talitakumi, Pdt. Sally Bulan; serta jajaran pendeta Presbiter GMIT se-Klasis Kota Kupang.

Pdt. Delfiana dalam sambutannya menjelaskan, Klasis Kota Kupang membawahi 50 jemaat—47 di Kota Kupang dan 3 di Batam—dengan total sekitar 100 pendeta yang melayani lebih dari 36.000 kepala keluarga. Ia bersyukur atas dukungan pemerintah yang selama ini terjalin dengan baik.
“Kami bersyukur atas dukungan yang selama ini diberikan pemerintah. Terima kasih kepada Bapak Wali Kota dan Ibu Wakil yang berkenan hadir di tengah kesibukan mereka,” ujarnya.

Ia juga memaparkan sejumlah program pelayanan diakonia yang tengah berjalan, seperti bantuan pendidikan bagi anak-anak jemaat, pelayanan BPJS Kesehatan bagi 400 anggota, serta pengelolaan 624 sekolah di Kota Kupang. Pdt. Delfiana berharap dukungan pemerintah terus berlanjut untuk memperkuat kolaborasi demi kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang memaparkan tantangan yang dihadapi pemerintah pada 2025. Keterbatasan ruang fiskal akibat penetapan anggaran di akhir 2024 menuntut pemerintah bekerja lebih efektif.
“Meski ada keterbatasan, kami tetap optimis. Dengan kerja keras bersama, kita dapat mengatasi hambatan yang ada,” tegasnya.

Sebagai bentuk efisiensi, Pemkot Kupang memutuskan tidak melakukan pengadaan mobil dinas baru sehingga anggaran dapat dialihkan untuk bantuan langsung kepada masyarakat. Pada kesempatan ini, diserahkan bantuan sosial sebesar Rp86.784.000 untuk Klasis Kota Kupang dan Rp15.000.000 untuk GMIT Talitakumi Pasir Panjang, dengan total hampir Rp100 juta.

Menanggapi aspirasi gereja terkait pengembangan UMKM dan kemudahan pengurusan izin halal, Wali Kota menjelaskan bahwa Pemkot Kupang telah bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nusa Cendana untuk membantu UMKM dalam mengurus legalitas usaha.
“Kami berkomitmen mendukung UMKM agar berkembang secara formal dan legal,” ujarnya.

Wali Kota juga menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan merespons permohonan audiensi dari sejumlah pihak, seraya memastikan pemerintah akan terus berupaya memenuhi harapan masyarakat dan lembaga keagamaan.

Mengakhiri sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk gereja, masjid, dan lembaga sosial, untuk bergandeng tangan menghadapi tantangan pembangunan.
“Jika kita berjalan bersama, kita pasti mampu mengatasi rintangan dan membawa Kota Kupang menuju kemajuan,” pungkasnya.

Penyerahan bantuan ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot Kupang dalam mendukung kegiatan sosial keagamaan serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.