Pengcab TI Flores Timur Tolak Percepatan Musprov Taekwondo NTT, Nilai Tak Ada Urgensi

oleh -677 Dilihat
Surat Penolakan dari Pengcab TI Flores Timur Soal Percepatan Musprov NTT. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Polemik rencana percepatan Musyawarah Provinsi (Musprov) Taekwondo Indonesia (TI) Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai memanas. Pengurus Cabang (Pengcab) Taekwondo Indonesia Kabupaten Flores Timur secara tegas menyatakan penolakan terhadap rencana percepatan Musprov yang dijadwalkan pada 14 Maret 2026.

Penolakan tersebut disampaikan melalui surat resmi yang ditujukan kepada Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) di Jakarta. Surat itu merupakan respons atas pemberitahuan dari Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia NTT (Pengprov TI NTT) dengan Nomor: 15/Pengprov TI NTT/II/2026 tentang percepatan pelaksanaan Musprov untuk pemilihan Ketua TI NTT periode 2026-2030.

Dalam surat tersebut, Pengcab TI Flores Timur menilai percepatan Musprov tidak memiliki urgensi yang jelas. Pasalnya, masa kepengurusan Pengprov TI NTT yang saat ini dipimpin oleh Fransisko Bessie masih berlaku hingga November 2026.

“Kami dengan tegas menolak untuk mempercepat Musprov karena tidak ada urgensinya, mengingat masa kepengurusan TI NTT masih berakhir pada bulan November 2026,” demikian kutipan sikap resmi Pengcab TI Flores Timur.

Selain soal waktu pelaksanaan, Pengcab Flores Timur juga menyoroti potensi munculnya calon tunggal dalam pemilihan Ketua Pengprov TI NTT apabila Musprov dipaksakan dipercepat. Mereka menilai percepatan agenda organisasi tersebut berpotensi merugikan proses demokrasi di internal organisasi.

Menurut mereka, saat ini terdapat beberapa bakal calon yang berpotensi maju dalam pemilihan Ketua TI NTT periode 2026-2030. Karena itu, mereka berharap proses pemilihan berjalan sesuai mekanisme organisasi dan memberi ruang bagi semua calon yang ingin berkompetisi.

“Perlu diketahui bahwa ada beberapa bakal calon Ketua TI NTT yang akan mengikuti pemilihan. Karena itu, kami berharap proses ini berjalan sesuai mekanisme organisasi dan tidak memunculkan calon tunggal,” tulis Pengcab Flores Timur dalam surat tersebut.

Melalui surat tersebut, Pengcab Flores Timur juga meminta Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia agar mempertimbangkan kembali keputusan percepatan Musprov yang telah diberitahukan oleh Pengprov TI NTT.

Surat penolakan yang ditandatangani Ketua Harian TI Kabupaten Flores Timur, Mochtar Djati, itu turut ditembuskan kepada Sekretaris Umum PBTI, Ketua Bidang Organisasi PBTI di Jakarta, serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi NTT.

Langkah tersebut menambah dinamika internal di tubuh Taekwondo NTT menjelang agenda pemilihan ketua baru, yang belakangan menjadi sorotan sejumlah pengurus cabang di berbagai daerah di Nusa Tenggara Timur. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.