Suarantt.id, Kupang-Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, menerima kunjungan kerja dari Agen Konsulat Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) di ruang kerjanya. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat hubungan persaudaraan sekaligus membangun kerja sama lintas sektor antara Pemerintah Kota Kupang dan Timor Leste.
Turut hadir dalam pertemuan ini Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang, Josephina M.D. Gheta, serta Kepala Bagian Kerja Sama Setda Kota Kupang, Johanes D. B. B. Assan. Delegasi Konsulat RDTL dipimpin oleh Konsul RDTL, Espedito da Conceicao Ribeiro, didampingi jajaran pejabat dan stafnya.
Dorong Kerja Sama di Sektor Pariwisata, Pendidikan, dan Perdagangan
Konsul Espedito da Conceicao Ribeiro menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi langkah awal dalam memperluas kerja sama antarwilayah, khususnya di bidang pariwisata, pendidikan, pembangunan, dan perdagangan.
Dalam sektor pariwisata, Konsulat RDTL mengundang Pemerintah Kota Kupang untuk berpartisipasi dalam Festival Fronteira yang akan digelar pada Oktober 2025 di Suai, Timor Leste. Festival ini akan menjadi ajang pertukaran budaya antara kedua negara serta mempererat persaudaraan masyarakat lintas batas, termasuk warga Timor Leste yang menetap di Kupang.
Sementara itu, di bidang pendidikan, Atase Pendidikan RDTL, Gregorio do Santos, berharap agar Pemerintah Kota Kupang dapat mendukung kemudahan pengurusan visa bagi pelajar Timor Leste yang menempuh pendidikan di Kupang. Saat ini, terdapat 383 mahasiswa Timor Leste yang sedang kuliah di berbagai perguruan tinggi di Kupang.
“Kami berharap Pemerintah Kota Kupang dapat berkoordinasi dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk mempermudah proses visa bagi mahasiswa Timor Leste. Hal ini penting untuk mendorong pendidikan lintas negara sekaligus mencegah pelajar datang secara ilegal,” ungkap Gregorio.
Pemkot Kupang Sambut Baik Kerja Sama dan Inisiasi Sister City
Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, menyambut baik inisiatif kerja sama ini. Menurutnya, pertemuan ini mencerminkan komitmen kuat untuk mempererat hubungan bilateral antara Kupang dan Timor Leste.
“Pemerintah Kota Kupang mendukung pengembangan kerja sama antarwilayah dan membuka kemungkinan pembentukan hubungan Sister City. Ini akan memberikan peluang besar bagi kedua daerah dalam bidang ekonomi, promosi budaya, serta penguatan hubungan antar masyarakat,” jelas Serena.
Terkait dukungan dalam bidang pendidikan, Serena menyatakan bahwa Pemkot Kupang akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi NTT sebagai pihak yang memiliki kewenangan dalam urusan pendidikan tingkat SMA dan perguruan tinggi.
“Saya akan berdiskusi dengan Wali Kota Kupang serta menyampaikan kepada Pemerintah Provinsi NTT agar kita bisa mencari solusi terbaik terkait kemudahan visa pelajar dari Timor Leste ke Kupang dan sebaliknya,” tambahnya.
Selain itu, Wakil Wali Kota juga berharap adanya program pertukaran pelajar (student exchange), yang diyakini dapat memberikan manfaat dalam pengembangan keterampilan sosial, pemahaman lintas budaya, serta memperluas jaringan akademik bagi pelajar dari kedua belah pihak.
Sebagai bentuk simbol persahabatan, kedua pihak melakukan pertukaran cenderamata berupa kain tenun khas NTT dan Timor Leste.
Komitmen Kerja Sama Berkelanjutan
Melalui kunjungan ini, Pemerintah Kota Kupang dan Konsulat RDTL sepakat untuk terus memperkuat kerja sama lintas sektor guna mendorong kemajuan bersama serta menciptakan hubungan yang saling menguntungkan.
Kunjungan ini menegaskan bahwa Kota Kupang dan Timor Leste memiliki potensi besar untuk berkembang bersama dalam berbagai bidang, termasuk pariwisata, pendidikan, dan perdagangan. ***





