Suarantt.id, Labuan Bajo-Tim SAR gabungan memastikan jenazah yang ditemukan dalam operasi pencarian korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah II merupakan Fernando Carreras (44), pelatih tim wanita (Women’s B Team) klub sepak bola Valencia CF asal Spanyol.
Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, membenarkan identitas jenazah tersebut setelah dilakukan proses identifikasi oleh Kepolisian bersama tim medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuan Bajo.
“Dapat kami sampaikan bahwa benar jenazah tersebut adalah salah satu korban kapal tenggelam KM Putri Sakinah II yang terjadi pada 26 Desember 2025. Berdasarkan hasil identifikasi, korban atas nama Fernando Carreras, berjenis kelamin laki-laki, berusia 44 tahun,” ujar Fathur Rahman kepada awak media pada Minggu, 4 Januari 2026.
Jenazah Fernando Carreras ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam rangkaian operasi pencarian korban tenggelamnya kapal wisata tersebut. Setelah proses evakuasi dan identifikasi selesai dilakukan, jenazah kemudian diserahkan kepada pihak berwenang untuk penanganan lebih lanjut.
Usai penemuan dan identifikasi jenazah, tim SAR gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap korban terakhir yang hingga kini masih dinyatakan hilang. Pencarian dilakukan sesuai dengan rencana operasi yang telah ditetapkan, dengan fokus di sekitar lokasi ditemukannya jenazah.
Dalam operasi lanjutan tersebut, tim SAR mengerahkan sebanyak 17 alat utama (alut) yang terdiri dari unsur laut, darat, dan udara. Metode pencarian dilakukan melalui penyisiran permukaan mengikuti arah arus laut, penyelaman bawah air, serta pengoperasian peralatan sonar.
“Metode pencarian masih sama seperti rencana operasi hari sebelumnya, baik penyisiran permukaan maupun penyelaman, termasuk penggunaan sonar dan BIM sonar untuk mendeteksi kemungkinan keberadaan korban di dasar perairan,” jelas Fathur.
Namun demikian, ia mengakui bahwa kondisi arus laut menjadi tantangan utama dalam proses pencarian. Arus permukaan dan arus bawah laut terpantau cukup kuat, sehingga menyulitkan pergerakan tim di lapangan.
“Untuk tantangan pencarian sampai saat ini, arus permukaan dan arus bawah cukup deras. Meski demikian, seluruh tim tetap berupaya maksimal melanjutkan pencarian korban yang masih belum ditemukan,” pungkasnya.
Insiden tenggelamnya KM Putri Sakinah II menjadi perhatian luas, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional, mengingat salah satu korban merupakan pelatih dari klub sepak bola ternama Eropa. ***






