Sekda Kota Kupang Tekankan Pentingnya Bahasa Ibu dalam Pembentukan Karakter

oleh -1515 Dilihat
Rektor UCB Kupang Serahkan Cenderamata kepada Sekda Kota Kupang. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy P. Funay, menegaskan bahwa bahasa ibu memiliki peran penting dalam pembentukan karakter seseorang. Hal ini ia sampaikan saat menghadiri Seminar Internasional yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan (FKIP) Universitas Citra Bangsa (UCB) dengan tema “Bahasa Ibu: Pondasi Dasar Pendidikan Karakter”, di Aula El Tari Kupang pada Jumat (14/3/25).

Dalam sambutannya, Sekda Fahrensy menyampaikan apresiasi kepada Universitas Citra Bangsa, khususnya FKIP, atas inisiatif menyelenggarakan seminar yang selaras dengan visi Pemerintah Kota Kupang di bawah kepemimpinan Wali Kota dr. Christian Widodo dan Wakil Wali Kota Serena C. Francis. Visi tersebut, yakni “Kupang Sebagai Kota Kasih: Rumah Bersama yang Maju, Mandiri, Sejahtera, dan Berkelanjutan”, menempatkan pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas, berkarakter, dan inklusif sebagai salah satu misi utama.

“Bahasa ibu bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga cerminan identitas dan jati diri masyarakat. Melalui bahasa ibu, nilai-nilai budaya, norma, dan karakter diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya,” ujar Fahrensy. Ia menekankan bahwa peran bahasa ibu dalam dunia pendidikan tidak boleh diabaikan, karena mengajarkannya sejak dini dapat membantu membentuk karakter yang kuat, memperkuat rasa kebersamaan, serta menjaga keberagaman budaya sebagai kekayaan bangsa.

Seminar ini dihadiri oleh sejumlah akademisi dan mahasiswa. Hadir dalam acara tersebut Rektor UCB, Prof. Dr. Frans Salesman, Kepala Balai Bahasa Provinsi NTT, Ralph Hery Budhiono, Dekan FKIP UCB, Hyeron Bernard Mbuik, serta pejabat lainnya. Sekda Kupang juga didampingi oleh Kasie Kelembagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Dicky J. Messah.

Tiga narasumber utama turut memberikan pandangan mereka mengenai pentingnya bahasa ibu dalam pendidikan karakter, yakni Antonio Constantino Suarez, dari Instituto bon Olla, profesor sosiolinguistik dari Universitas Nusa Cendana.

BACA JUGA:  Wagub Johni Asadoma Dorong Peningkatan Pelayanan Humanis di RSDK Jiwa Naimata

Dengan diadakannya seminar ini, diharapkan semakin banyak pihak yang menyadari pentingnya melestarikan dan mengajarkan bahasa ibu sebagai bagian dari pembangunan karakter generasi mendatang. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.