Sinergi Tiga Event di Kupang, BI NTT Gaungkan Cinta Rupiah dan Pembayaran Digital

oleh -505 Dilihat
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT Gelar Sinergi Tiga Even Gaungkan Semangat Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah. (Foto Humas BI Perwakilan NTT)

Suarantt.id, Kupang-Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong kreativitas generasi muda, memperkuat ekonomi lokal, serta memperluas digitalisasi sistem pembayaran. Tahun ini, BI NTT menggelar pemilihan Duta Rupiah Flobamorata Generasi ke-5 yang dikolaborasikan dengan dua event besar lainnya, yaitu ‘Katong Manise’ dan ‘QRIStreet Festival’, serta menggandeng event lokal ‘Takuju Market Volume 4’.

Kegiatan yang berlangsung di halaman parkir Swiss-Belcourt Kupang ini dimulai sejak 29 Oktober hingga 7 November 2025, menghadirkan suasana meriah dengan beragam aktivitas edukatif dan hiburan rakyat. Sinergi tiga event tersebut menjadi wadah untuk menanamkan semangat Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah sekaligus memperluas akseptasi pembayaran digital di kalangan masyarakat NTT.

Sebanyak 121 peserta Duta Rupiah Flobamorata dari berbagai daerah di NTT—bahkan dari Malang dan Bali—mengikuti pembekalan intensif selama dua hari. Mereka mendapat materi tentang public speaking, kebanksentralan, sistem pembayaran digital, serta perlindungan konsumen dalam transaksi digital. Para peserta juga dilatih menjadi agen perubahan yang mampu mengedukasi masyarakat tentang pentingnya CBP Rupiah.

Setelah melalui proses seleksi pada 30 Oktober 2025, terpilih 15 finalis putra dan 15 finalis putri yang akan bersaing di babak final Duta Rupiah Flobamorata 2025 pada Sabtu, 1 November 2025, di panggung QRIStreet Festival featuring Katong Manise, bekerja sama dengan Takuju Market Volume 4.

Selain pemilihan Duta Rupiah, festival ini juga diisi dengan berbagai lomba untuk tingkat SD, SMP, SMA, masyarakat umum, hingga perbankan se-Kota Kupang. Kegiatan semakin semarak dengan penampilan talent lokal, talkshow interaktif, games edukatif, labirin sejarah sistem pembayaran di Indonesia, serta wahana atraksi khas pasar malam yang dapat dinikmati masyarakat sejak sore hingga malam hari.

BACA JUGA:  BI NTT Bersama Mitra Strategis Gelar Sosialisasi Bantuan Sosial Non Tunai dan Edukasi Literasi Keuangan bagi KPM di Kota Kupang

Menariknya, seluruh transaksi dalam kegiatan ini wajib menggunakan QRIS sebagai bentuk dukungan terhadap transformasi digital. Berdasarkan data BI NTT, penggunaan QRIS di NTT menunjukkan pertumbuhan yang pesat. Hingga September 2025, transaksi QRIS mencapai 32,7 juta transaksi, tumbuh 77% (year-on-year) dibanding periode yang sama tahun lalu. Dari sisi nominal, transaksi mencapai Rp2,92 triliun, meningkat 34 persen (yoy). Sementara itu, jumlah merchant QRIS tercatat 296 ribu, tumbuh 15,21 persen (year-to-date), dan jumlah pengguna QRIS mencapai 321 ribu orang, naik 5,10 persen (ytd) dibanding Desember 2024.

Kepala Perwakilan BI NTT menegaskan bahwa kegiatan kolaboratif ini bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga bagian dari edukasi publik untuk memperkuat kesadaran masyarakat terhadap Rupiah dan mempercepat transformasi digital di NTT.

“Kami ingin seluruh masyarakat, terutama generasi muda, menjadi garda depan dalam mencintai dan memahami Rupiah, sekaligus terbiasa menggunakan pembayaran digital yang aman dan efisien,” ujarnya.

Dengan semangat kolaborasi ini, BI NTT berharap pesan Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah dapat menyebar luas ke seluruh pelosok daerah, sekaligus mempercepat adopsi sistem pembayaran digital yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.