Terima Dua Buku Karya ASN, Gubernur Melki Ajak Aparatur Pemprov NTT Bangun Budaya Menulis

oleh -362 Dilihat
Gubernur NTT Terima Dua Buku Karya ASN Lingkup Pemprov Sam Harly Babys pada Selasa, 10 Maret 2026. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Emanuel Melkiades Laka Lena mengajak aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk membangun budaya menulis sebagai bagian dari kontribusi pemikiran bagi pembangunan daerah.

Ajakan tersebut disampaikan Gubernur NTT saat menerima dua buku karya ASN, Sam Harly Babys, di ruang kerjanya pada Selasa (10/3/2026).

Menurut Gubernur Melki, banyak ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT memiliki kapasitas dan sumber daya manusia yang memadai untuk menuangkan gagasan, pengalaman, maupun pemikiran dalam bentuk tulisan.

“Ini dua buku karya staf saya yang diserahkan pagi ini. Saya mendorong seluruh ASN di NTT untuk menulis buku dan menyampaikan ide serta masukan bagi pembangunan NTT melalui tulisan,” ujar Melki.

Dia menilai, tradisi menulis di kalangan ASN penting untuk membangun budaya intelektual di lingkungan birokrasi sekaligus menjadi ruang bagi lahirnya gagasan-gagasan konstruktif yang dapat mendorong pembangunan daerah.

Melki juga mengungkapkan bahwa selama masa kepemimpinannya sebagai Gubernur NTT, sudah ada sejumlah karya tulis yang dihasilkan oleh ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT.

“Sejauh ini sudah ada tujuh buku yang ditulis oleh ASN di lingkungan Pemprov NTT sejak saya menjabat sebagai gubernur,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap berbagai kritik dan saran yang disampaikan secara konstruktif, selama bertujuan untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik dan pembangunan di daerah.

“Saya terbuka terhadap kritik, selama itu kritik yang membangun dan memberikan solusi untuk perbaikan pelayanan serta pembangunan di NTT, tanpa kepentingan politik pihak tertentu,” tegasnya.

Menurut Melki, masukan dari ASN maupun masyarakat luas, termasuk melalui karya tulis dan buku, sangat dibutuhkan sebagai bahan refleksi dan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di NTT.

BACA JUGA:  Dari Ring Tinju ke Ruang Kelas, Wagub Johni Asadoma Bagi Kisah Inspiratif ke Siswa Siloam Ba’a

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Melki juga menyampaikan apresiasi kepada Sam Harly Babys yang telah meluangkan waktu untuk menulis dan menghasilkan karya yang memberikan kontribusi pemikiran bagi pembangunan daerah.

Sementara itu, Sam Harly Babys menjelaskan bahwa dua buku yang diserahkan kepada Gubernur NTT mengangkat isu yang berbeda, namun sama-sama berkaitan dengan pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat di NTT.

Buku pertama berjudul Belis dan Indonesia Emas 2045, yang membahas tradisi belis di NTT yang dalam praktiknya kerap menimbulkan beban ekonomi bagi pasangan muda yang hendak menikah.

Dalam buku tersebut disampaikan gagasan mengenai perlunya regulasi yang mengatur batas minimal dan maksimal belis, seperti yang telah diterapkan di Kabupaten Sumba Barat dan Sumba Timur.
Sedangkan buku kedua berjudul NTT Mart: Jalan Baru Ekonomi Rakyat (Kolaborasi Melki–Johni dalam Membangun NTT) yang membahas gagasan pembangunan NTT Mart sebagai salah satu upaya memperkuat ekonomi rakyat melalui pemasaran produk-produk lokal serta pemberdayaan pelaku UMKM di daerah.

Sam Harly Babys juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dan Wakil Gubernur NTT Johanis Asadoma yang telah memberikan ruang baginya untuk terus berkarya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Bank NTT yang turut mendukung proses penerbitan kedua buku tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur, Bapak Wakil Gubernur, Direktur Utama Bank NTT, editor, penerbit, serta semua pihak yang telah mendukung proses penulisan hingga penerbitan buku ini,” ujarnya.

Dia menambahkan, kedua buku tersebut tidak hanya membahas gagasan dan program pembangunan yang diusung oleh Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, tetapi juga memuat berbagai masukan konstruktif bagi pemerintah daerah dalam mewujudkan NTT yang cerdas, sehat, sejahtera, dan berkelanjutan.

BACA JUGA:  Bukan Sekadar Bantuan, Kehadiran Wali Kota Kupang Pulihkan Harapan Warga Manutapen

Ke depan, buku-buku tersebut juga direncanakan akan dipajang di gerai-gerai NTT Mart agar masyarakat dapat membaca serta memahami gagasan yang melatarbelakangi pembangunan NTT Mart sebagai bagian dari penguatan ekonomi rakyat di Nusa Tenggara Timur. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.