Tinjau Balai Benih Hortikultura Oelbubuk, Wagub NTT Dorong Pemanfaatan Lahan dan Hilirisasi Produk

oleh -846 Dilihat
Wagub NTT Didampingi Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Bersama Rombongan Tinjau Lokasi Balai Benih Hortikultura Oelbubuk. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, SoE-Di sela-sela kunjungan kerjanya ke Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, menyempatkan diri mengunjungi Balai Benih Hortikultura (BBH) Oelbubuk yang terletak di Kecamatan Mollo Tengah, tepatnya di Km. 14 Jalan Raya Soe-Kapan, pada Jumat (18/7/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Wagub Johni didampingi oleh sejumlah pejabat pemerintah provinsi, di antaranya Staf Ahli Gubernur Ady Mandala, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT Joaz Bily Oemboe Wanda, serta Kepala Biro Pemerintahan Setda NTT Doris Rihi. Rombongan diterima langsung oleh Kepala UPT BBH Oelbubuk, Semuel Franklin Kefi, beserta jajaran.

Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau perkembangan produksi benih unggul serta memastikan kesiapan BBH dalam mendukung peningkatan produksi hortikultura di TTS dan sekitarnya. BBH Oelbubuk memiliki peran penting dalam pengawasan mutu dan sertifikasi benih hortikultura, termasuk tanaman buah-buahan, sayuran, dan tanaman hias, yang menjadi komoditas vital dalam mendukung ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat.

Usai berkeliling di areal seluas 3,5 hektare yang sebagian besar ditanami Jeruk Keprok Soe—komoditas unggulan daerah tersebut—Wagub Johni menekankan pentingnya diversifikasi tanaman dan pemanfaatan lahan secara maksimal.

“Selain Jeruk Keprok Soe sebagai komoditas unggulan kita, tanam juga yang lain. Tanam juga salak, kelengkeng, wortel, rambutan, durian, apel, alpukat. Ini lahan masih banyak yang belum terpakai, harus optimal pemanfaatan lahannya, jangan dibiarkan kosong,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wakil Gubernur mendorong jajaran BBH untuk terus meningkatkan inovasi dan kreativitas dalam pengelolaan hasil panen, termasuk upaya hilirisasi produk hortikultura.

“Tanaman-tanaman ini punya nilai jual yang tinggi. Kita harus punya pikiran untuk hilirisasi produk yang kita hasilkan. Bangun komunikasi lintas sektor untuk pemasarannya. Dengan begitu, produk kita akan lebih dikenal, punya nilai tinggi dan akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di sini,” ujarnya.

Wagub Johni juga menegaskan pentingnya kerja sama antara BBH Oelbubuk dan Dinas Pertanian Provinsi NTT agar pengembangan hortikultura di wilayah ini bisa lebih merata dan berkelanjutan.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi NTT dalam memastikan ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi berbasis pertanian yang inklusif dan produktif, terutama di wilayah pegunungan seperti TTS yang memiliki potensi besar untuk pengembangan hortikultura. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.