Suarantt.id, Kuang-Turnamen Futsal Piala Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2025 resmi dibuka pada Minggu (30/11/2025) malam. Sebanyak 31 tim yang akan berlaga dimana 25 tim putra dan 6 tim putri siap berkompetisi dalam ajang futsal terbesar dan berhadiah terbesar sepanjang sejarah penyelenggaraan futsal di NTT.
Acara pembukaan berlangsung meriah dengan kehadiran Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena, pengurus Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) NTT, serta para pecinta futsal dari berbagai kabupaten/kota.
Gubernur: Turnamen Ini Momentum Persatuan dan Pengembangan Talenta Muda
Dalam sambutannya, Gubernur Melki Laka Lena menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang perebutan prestasi, tetapi juga sarana mempererat persatuan dan membina talenta muda.
“Turnamen ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk mempererat persatuan, mengembangkan bakat atlet muda, dan meningkatkan kualitas olahraga futsal di NTT,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada AFP NTT yang telah bekerja keras melobi pemerintah provinsi agar turnamen ini bisa masuk dalam agenda resmi dan mendapatkan dukungan penuh.
“Ini adalah kerja keras pengurus Futsal AFP NTT yang melobi saya dan Plt Kadispora agar agenda dan turnamen ini bisa terlaksana,” tegasnya.
Gubernur Melki juga mengajak seluruh peserta pemain, pelatih, maupun ofisial untuk menjunjung tinggi nilai sportivitas dan fair play.
“Yang penting dalam olahraga bukan sekadar kalah menang, tetapi menang dengan fair play. Menghormati lawan, menjaga persaudaraan sebagai sesama anak muda,” pesannya.
Tidak lupa, ia mengingatkan para wasit dan perangkat pertandingan agar memimpin laga secara adil dan profesional.
AFP NTT: Turnamen Terbesar, Hadiah Terbesar Sepanjang Sejarah
Ketua AFP NTT, Jimmy Sianto, dalam laporannya menyampaikan bahwa Turnamen Futsal Piala Gubernur NTT 2025 merupakan yang terbesar dalam sejarah futsal di provinsi ini.
“Dengan dukungan Gubernur, tahun ini kita mencatat turnamen terbesar dengan hadiah terbesar sepanjang sejarah futsal di NTT,” ungkapnya.
Jimmy menegaskan komitmen AFP NTT untuk memanfaatkan turnamen ini sebagai sarana seleksi atlet menuju PON XXII Tahun 2028.
“Pada PON lalu kita masuk peringkat IV, prestasi terbaik sepanjang sejarah. Pada PON 2028 nanti, kami berjanji mempersembahkan medali untuk NTT,” tegasnya.
Sebagai bagian dari pembinaan jangka panjang, setiap tim peserta diwajibkan menyertakan minimal enam pemain muda dari total 16 pemain terdaftar.
“Ini adalah cara kami untuk mempersiapkan atlet-atlet muda NTT agar siap tampil di PON 2028. Tim harus menyertakan enam pemain muda ini wajib,” ujarnya.
Salah Satu Putra NTT Perkuat Timnas
Dalam kesempatan itu, Jimmy juga melaporkan kabar membanggakan: salah satu atlet futsal NTT, Putus Satria asal Kabupaten Nagekeo, telah lolos seleksi dan kini memperkuat Timnas Futsal Indonesia sebagai penjaga gawang.
“Saat ini Putus Satria sedang berlaga di Thailand. Ini kebanggaan besar bagi kita semua,” katanya disambut tepuk tangan peserta.
Mengakhiri rangkaian pembukaan, Gubernur Melki Laka Lena secara resmi membuka Turnamen Futsal Piala Gubernur NTT 2025. Ajang ini diharapkan menjadi wadah pembinaan atlet futsal daerah sekaligus hiburan sehat bagi masyarakat NTT.
Turnamen akan berlangsung selama 10 hari ke depan dengan pertandingan seru dari tim-tim terbaik seantero NTT. ***





