Wagub Johni Asadoma Pimpin Apel ASN, Tekankan Disiplin dan Kesiapan NTT Tuan Rumah PON 2028

oleh -186 Dilihat
Wagub NTT Pimpin Apel Bersama ASN Lingkup Pemprov NTT pada Senin, 2 Maret 2026. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Suasana penuh semangat menyelimuti Halaman Kantor Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin (2/3/2026), saat Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, memimpin langsung Apel Bersama Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dalam arahannya, Wagub menekankan pentingnya kedisiplinan, peningkatan kualitas diri, serta kesiapan daerah menyambut ajang nasional Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Mengawali sambutannya, Johni yang baru saja menyandang gelar Doktor Ilmu Administrasi, memotivasi para ASN untuk terus meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan tinggi.

Dia mendorong ASN yang telah menyelesaikan pendidikan magister (S2) agar melanjutkan ke jenjang doktoral sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap kemajuan daerah.

“Doktor bukan sekadar gelar, tetapi tentang keluasan ilmu pengetahuan dan pengabdian. Dengan pendidikan yang lebih tinggi, kita bisa memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar mantan Kapolda NTT ini.

Selain peningkatan kapasitas, Wagub juga menekankan pentingnya disiplin sebagai wujud rasa syukur atas profesi ASN. Ia mengingatkan bahwa di tengah ketatnya persaingan kerja nasional, status sebagai ASN merupakan berkah yang harus dijaga dengan integritas dan tanggung jawab.

Ia juga menyinggung peran ASN sebagai bagian dari sandwich generation yang menjadi tulang punggung keluarga. Karena itu, menurutnya, kinerja yang baik tidak hanya berdampak pada instansi, tetapi juga menjadi teladan bagi keluarga di rumah.

Pada kesempatan tersebut, Johni turut menyampaikan kabar bahwa NTT resmi akan menjadi tuan rumah 22 cabang olahraga pada Pekan Olahraga Nasional 2028 (PON 2028), bersinergi dengan Nusa Tenggara Barat (NTB) dan DKI Jakarta.

Sejumlah cabang olahraga bergengsi seperti sepak bola, tinju, bela diri, voli indoor, tenis meja, kriket, bulu tangkis, hingga paralayang dijadwalkan akan digelar di Bumi Flobamora.

BACA JUGA:  Kejari Kupang Dalami Kasus Dugaan Korupsi Jalan Buraen-Erbaun, Dua Pejabat PUPR Diperiksa

“Ini pertaruhan kita, apakah kita bisa bekerja dan mengorganisir event ini dengan baik atau tidak. Sebagian besar ASN akan dilibatkan dalam kepanitiaan. Mari kita siapkan dari sekarang,” tegasnya.

Menanggapi dinamika global, termasuk gejolak di Selat Hormuz akibat konflik Israel-AS dan Iran, Wagub mengingatkan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tetap waspada serta melakukan mitigasi terhadap potensi gangguan pasokan energi dan pangan.

Mantan Petinju NTT ini juga mengajak seluruh ASN untuk memperkuat doa demi perdamaian dunia.

Terkait isu pengurangan ASN PPPK sebagai dampak pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, Johni menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk mencari solusi terbaik.

“Saya berharap ini tidak mengganggu kinerja saudara-saudara. Tunjukkan yang terbaik. Pemerintah akan berusaha mencari jalan keluar agar semua tetap bisa berkarya,” katanya.

Menutup arahannya, Wagub mengingatkan pentingnya penyelesaian laporan administrasi seperti Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ), Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP), Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD), dan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) tepat waktu pada Maret 2026 sebagai bentuk tanggung jawab kolektif dalam membangun NTT yang lebih baik.

Apel tersebut turut dihadiri Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Provinsi NTT Flori Rita Wuisan, para Staf Ahli Gubernur, para Asisten Sekda Provinsi NTT, serta pimpinan Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Provinsi NTT. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.