Wagub NTT Hadiri Gig on the Green: Perkuat Jalinan Australia–Indonesia Lewat Musik dan Kolaborasi

oleh -437 Dilihat
Wagub NTT Pose Bersama Kedutaan Besar Australia dan Masyarakat di Pantai Lasiana Kota Kupang. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johanis Asadoma menghadiri acara Gig on the Green yang digelar oleh Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia pada Jumat (14/06/24) di La Cove Beach Restaurant, Pantai Lasiana, Kota Kupang. Festival musik ini menjadi wadah reuni para alumni pendidikan Australia sekaligus selebrasi hubungan erat antara Australia dan Indonesia.

Dalam sambutan berbahasa Inggris, Wagub Johni menyatakan kebanggaannya sebagai bagian dari alumni Australia. Ia pernah menempuh studi di Australian Institute of Police Management di Manly, Sydney, selama empat bulan, dengan satu bulan masa tinggal langsung di Australia.

“Saya berdiri di sini tidak hanya sebagai Wakil Gubernur NTT, tetapi juga sebagai alumni Australia,” ujar Johni di hadapan ratusan hadirin.

Ia menegaskan bahwa Indonesia adalah mitra bilateral utama bagi Australia. Selama tujuh dekade, kedua negara telah menjalin kemitraan yang luas, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pertanian, perikanan, hingga pariwisata.

“Kami menyambut segala bentuk kerja sama dan itikad baik dari Pemerintah Australia untuk berinvestasi dan berkolaborasi dalam membangun perdamaian dan kesejahteraan,” lanjutnya.

Wagub Johni menyoroti sejumlah program kerja sama strategis antara Australia dan NTT seperti SKALA, AIP PRISMA, AIP DRM, MENTARI, dan AIP PHSP. Saat ini, NTT telah menjalin 72 hubungan kemitraan internasional, dan ia menekankan pentingnya terus memperluas kolaborasi lintas batas.

“Seribu teman tidak pernah cukup, tetapi satu musuh terlalu banyak,” ungkapnya, menyiratkan pentingnya membangun jaringan kerja sama dan kepercayaan.

Ia juga mendorong terbentuknya inisiatif kerja sama baru yang bisa difasilitasi oleh Konsulat-Jenderal Australia di Bali, termasuk kemungkinan hubungan sister city antara Kota Kupang dan kota-kota di Australia.

BACA JUGA:  Festival Musim Dingin TTS 2025 di Bukit Fatukolen Meriah, Wagub NTT Puji Kebersamaan dan Kreativitas Warga

“NTT bukan hanya wilayah Indonesia yang paling dekat dengan Australia, tetapi juga wilayah dinamis dengan potensi besar dalam perdagangan, investasi, dan kolaborasi,” tambah Johni.

Terkait Gig on the Green, Johni menyebut pemilihan Kupang sebagai lokasi penyelenggaraan perdana acara ini merupakan keputusan strategis dan simbolik yang mencerminkan kontribusi alumni Australia dalam pembangunan NTT.

“Saya berharap acara ini bukan yang terakhir dan bisa menjangkau lebih banyak daerah di NTT,” tuturnya.

Sebelumnya, Konsul-Jenderal Australia di Bali, Jo Stevens, menyampaikan bahwa komunitas alumni Australia di Kupang merupakan bagian dari lebih 20.000 alumni di seluruh Indonesia. Ia mengajak warga NTT untuk aktif mendaftar dalam berbagai program pendidikan yang ditawarkan Pemerintah Australia.

“Kegiatan ini menjadi ruang untuk berjejaring, terhubung kembali, dan menciptakan peluang kolaborasi baru,” ujar Jo.

Hadir pula dalam acara ini mantan Bupati Kupang Ayub Titu Eki, Wakil Bupati Kupang Aurum Titu Eki, Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda NTT Selfi H. Nange, Rektor Undana Maxs Sanam, serta sekitar 250 alumni Australia yang berdomisili di Kupang dan sekitarnya.

Acara berlangsung semarak dengan penampilan musisi lokal seperti Sky Band, MaKim dan Floop, serta penyanyi Inggid Wakano yang menambah kemeriahan malam budaya dan persahabatan dua negara sahabat. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.