Suarantt.id, Kupang-Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menanggapi kasus gigitan anjing berciri rabies yang menimpa tujuh warga di Kelurahan Maulafa, Kota Kupang. Menurutnya, seluruh korban sudah mendapat penanganan medis dari Dinas Kesehatan Kota Kupang.
“Ibu Kadis sudah sampaikan ke saya bahwa sudah diberikan Vaksin Anti Rabies (VAR),” kata Wali Kota Kupang pada Kamis (21/8/2025).
Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga mengimbau masyarakat yang memiliki anjing peliharaan agar segera melakukan vaksinasi dan kandangkan untuk mencegah penyebaran rabies. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan dengan mengenali gejala anjing yang terjangkit rabies.
“Kepada warga, kalau anjing berliur, mulai lemas, dan gonggongannya agak lain, jangan mendekati. Itu berbahaya,” ujar Wali Kota. “Warga juga dihimbau agar anjing peliharaan divaksin dan bisa mengenali ciri-ciri anjing rabies.”
Sebelumnya, sebanyak tujuh warga di Maulafa mengalami gigitan anjing yang diduga rabies. Seluruh korban telah ditangani oleh tenaga kesehatan dan diberikan vaksinasi.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati, memastikan ketersediaan stok vaksin Anti Rabies (VAR) dan Serum Anti Rabies (SAR) masih mencukupi di berbagai fasilitas kesehatan.
Data Stok VAR di Kota Kupang:
IFK: 420 vial
Puskesmas Pasir Panjang: 115 (alokasi dengan S.K. Lerik)
Puskesmas Sikumana: 25
Puskesmas Oesapa: 20
Puskesmas Oebobo: 20
Puskesmas Manutapen: 16
Puskesmas Oepoi: 11
Puskesmas Alak: 15
Puskesmas Kupang Kota: 10
Puskesmas Penkase Oeleta: 10
Puskesmas Penfui: 9
Puskesmas Bakunase: 8
Puskesmas Naioni: 7
Data Stok SAR di Kota Kupang:
IFK: 10 vial
Puskesmas Pasir Panjang: 5
Puskesmas Penfui: 4
Puskesmas Penkase: 3
Puskesmas Alak: 2
Retnowati memastikan, fasilitas kesehatan di Kota Kupang siap menangani kasus gigitan anjing rabies dengan stok vaksin yang tersedia. ***





