Halal Bihalal IGTKI Kupang Jadi Ajang Pererat Kebersamaan dan Tingkatkan Kualitas Pendidikan

oleh -136 Dilihat
Wawali dan Sekda Kota Kupang Hadiri Kegiatan Halal Bihalal Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kota Kupang pada Selasa, 14 April 2026. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Halal Bihalal Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kota Kupang yang dirangkaikan dengan syukuran Paskah pada Selasa (14/4/26).

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi lintas iman sekaligus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Kota Kupang.

Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kupang, Jeffry E. Pelt, SH, bersama para guru TK, pemangku kepentingan pendidikan, serta tokoh lintas agama. Turut mendampingi, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Kupang, Ny. Elisa Pelt Tobing, yang mewakili Bunda PAUD Kota Kupang.

Kebersamaan semakin terasa saat Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis hadir di penghujung acara untuk memberikan ucapan selamat kepada para guru TK se-Kota Kupang.

Dalam sambutannya, Sekda Jeffry Pelt menyampaikan apresiasi tinggi kepada para guru TK yang dinilainya memiliki peran sangat fundamental dalam membentuk generasi masa depan. Ia mengibaratkan guru TK sebagai fondasi dalam pembangunan sebuah rumah.

“Kalau kita ibaratkan membangun rumah, maka guru TK inilah fondasinya. Rumah tidak akan kuat tanpa fondasi yang kokoh,” ujarnya.

Menurutnya, masih ada pandangan keliru yang menganggap peran guru pada jenjang pendidikan dasar lebih rendah dibandingkan jenjang lainnya. Padahal, justru di tangan guru TK, karakter dan kebiasaan dasar anak mulai dibentuk.

Ia juga mengaku terkesan dengan semangat organisasi IGTKI yang dinilainya mampu menjadi wadah bagi para guru untuk saling berbagi pengalaman dan meningkatkan kapasitas diri. Pemerintah Kota Kupang, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan, termasuk memperhatikan kesejahteraan guru TK.

Menanggapi masih adanya guru yang menerima insentif di bawah standar, Sekda menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mencari solusi terbaik.

BACA JUGA:  Wawali Kupang Dorong Pembentukan Karakter Anak Lewat Talk Show Etika dan Kasih Kristus

“Memang ada regulasi yang harus dipatuhi, tetapi bukan berarti tidak ada jalan keluar. Kita akan mencari alternatif terbaik, karena ini menyangkut masa depan generasi bangsa,” tegasnya.

Sekda juga menyoroti tantangan yang dihadapi para guru TK dalam mendidik anak-anak usia dini yang memiliki karakter beragam. Ia menilai tugas tersebut tidaklah mudah, bahkan tidak semua orang tua mampu melakukannya.

“Urus anak kecil itu tidak mudah. Tapi Bapak-Ibu guru TK bisa melakukannya dengan penuh kesabaran dan kasih. Itu luar biasa,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, ia mengajak seluruh guru untuk tetap bangga dengan profesinya serta terus menanamkan nilai-nilai positif kepada anak-anak.

Sementara itu, Ketua IGTKI Kota Kupang, Mandasia Samsudin, M.Pd, mengatakan kegiatan Halal Bihalal ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum memperkuat komitmen bersama dalam memberikan layanan pendidikan terbaik bagi anak usia dini.

Ia berharap Pemerintah Kota Kupang terus memberikan perhatian terhadap kesejahteraan guru TK serta mendukung berbagai program peningkatan kapasitas pendidik.

“Kami percaya, dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan para pendidik, kualitas layanan pendidikan anak usia dini di Kota Kupang akan semakin baik,” ujarnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.