63 Tahun Undana Berkiprah, Bukti Dedikasi Cetak SDM Unggul di NTT

oleh -415 Dilihat
Wakil Gubernur NTT Hadiri Acara Dies Natalia ke-63 dan Wisuda Undana Kupang. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, menghadiri acara Dies Natalis ke-63 Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang sekaligus Wisuda Doktor, Magister, Profesi, Sarjana, dan Diploma Periode Ketiga Tahun 2025 yang digelar di Grha Cendana pada Senin (1/9/2025) siang.

Dalam sambutannya, Johni Asadoma menilai Undana telah menunjukkan dedikasi dan konsistensi dalam mencetak sumber daya manusia unggul sepanjang 63 tahun perjalanannya. Menurutnya, Undana bukan hanya pusat ilmu pengetahuan, tetapi juga benteng moral, pusat kebudayaan, sekaligus mitra strategis pemerintah dalam pembangunan NTT.

“Selama ini Undana telah menjadi kawah candradimuka bagi generasi muda. Mahasiswa ditempa melalui penelitian, pengabdian masyarakat, dan disiplin ilmu yang ketat, sehingga lahir lulusan yang cerdas, tangguh, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi keluarga, daerah, bangsa, dan negara,” kata Johni.

Ia mengapresiasi slogan “Undana Unggul dan Berdampak” serta menekankan pentingnya peningkatan kualitas lulusan agar benar-benar mampu memberikan dampak bagi pembangunan daerah. Lebih jauh, Johni menyebut Undana memiliki peluang strategis untuk bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi NTT dalam berbagai bidang, antara lain pendidikan, pertanian, peternakan, pengentasan stunting, energi baru terbarukan, kebudayaan dan pariwisata, serta penguatan UMKM.

Kepada 2.063 wisudawan yang diwisuda pada kesempatan tersebut, Johni menyampaikan selamat dan proficiat. Ia berharap ilmu yang diperoleh selama perkuliahan dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Selain itu, Johni juga menyinggung situasi nasional yang belakangan diwarnai aksi unjuk rasa di sejumlah daerah. Ia mengajak para wisudawan dan masyarakat NTT untuk menjaga kedamaian, ketertiban, dan keamanan di daerah.

“Dalam beberapa hari terakhir kita menyaksikan bangsa kita dicobai dengan tantangan dan dinamika yang luar biasa. Beberapa unjuk rasa berujung pada kerusuhan dan korban jiwa. Kita semua tentu prihatin dan berduka atas peristiwa tersebut,” ujarnya.

Mantan Kadiv Hubinter Polri itu menegaskan, Pemerintah Provinsi NTT menjamin penuh berlangsungnya demokrasi yang sehat, adil, dan partisipatif. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah untuk tetap dialogis dalam merespons aspirasi masyarakat.

“Sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto, kita sangat menghargai kebebasan menyampaikan pendapat. Namun, penyampaian aspirasi hendaknya dilakukan dengan damai, tertib, dan beradab,” tegas Johni. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.