Wali Kota Kupang Dukung Advokasi Imunisasi Perdhaki, Soroti Kolaborasi Demi Masa Depan Anak

oleh -1262 Dilihat
Wali Kota Kupang Hadiri Acara Advokasi Imunisasi Nasional dari Perdakhi NTT. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan sosialisasi dan advokasi imunisasi nasional yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Karya Dharma Kesehatan Indonesia (Perdhaki). Kegiatan ini berlangsung di Aula Biara RVM Kota Kupang pada Jumat (11/7/25), dengan fokus menurunkan angka anak dengan status zero dose atau belum pernah mendapatkan imunisasi dasar lengkap.

Dalam sambutannya saat membuka kegiatan, Wali Kota menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan kunci utama dalam mengatasi persoalan kesehatan masyarakat, khususnya dalam upaya peningkatan cakupan imunisasi.

“Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas seremonial, tetapi bentuk nyata keberpihakan kita pada masa depan anak-anak Kota Kupang,” ungkap dr. Christian. Ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran Perdhaki Pusat dan Wilayah, serta para mitra kesehatan yang selama ini aktif mendorong pendekatan preventif dan promotif dalam bidang kesehatan.

Wali Kota juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk membangun solidaritas dan kerja sama dalam menjawab tantangan kesehatan di tingkat lokal. “Kalau kita mau jalan cepat, kita bisa sendiri. Tapi kalau mau jalan jauh, kita harus jalan bersama-sama,” ujarnya.

Perdhaki Tegaskan Komitmen Layanan Kesehatan Berkeadilan

Ketua Perdhaki Wilayah NTT, RD. Ambros Ladjar, menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan perhatian Pemerintah Kota Kupang terhadap kegiatan ini. Ia menjelaskan bahwa Perdhaki merupakan jaringan kesehatan Katolik di bawah Keuskupan Agung Kupang yang menaungi rumah sakit, poliklinik, dan tenaga kesehatan Katolik. Dalam beberapa tahun terakhir, Perdhaki aktif mengelola program pengendalian penyakit seperti tuberkulosis dan malaria di berbagai wilayah NTT melalui kerja sama nasional dan internasional.

“Dengan advokasi dan sosialisasi imunisasi ini, kami ingin memastikan bahwa lebih banyak anak-anak mendapatkan hak dasar mereka di bidang kesehatan,” ujar Romo Ambros.

BACA JUGA:  Pemkot Kupang Gelar Pelatihan Rajutan Kombinasi Tenun NTT, Dorong Ekonomi Kreatif dan Pelestarian Budaya

Hal senada disampaikan Kepala Program Kesehatan Perdhaki Pusat, Medawati Silalahi. Ia menjelaskan bahwa program imunisasi ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk meningkatkan cakupan imunisasi dasar lengkap, terutama di daerah-daerah dengan angka zero dose yang masih tinggi.

“Sampai akhir 2024, baru enam provinsi di Indonesia yang mencapai target imunisasi nasional. Tahun 2025 ini menjadi titik penting untuk mengejar ketertinggalan itu. Karena itu, keterlibatan semua pihak menjadi sangat krusial,” kata Meda.

Ia juga menambahkan bahwa Perdhaki saat ini menjalankan program serupa di empat kabupaten/kota, termasuk Kota Kupang, sebagai bentuk kontribusi dalam mendukung sistem kesehatan nasional yang adil dan merata.

Komitmen Kolektif Tingkatkan Cakupan Imunisasi

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, termasuk Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi NTT, para camat se-Kota Kupang, pengelola fasilitas kesehatan, organisasi mitra seperti Aisyiyah dan PKK, serta para suster dan tenaga medis yang tergabung dalam jaringan Perdhaki.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah edukasi dan advokasi, tetapi juga momentum penguatan sinergi lintas sektor dalam rangka mempercepat pencapaian target nasional imunisasi dan memastikan bahwa setiap anak, tanpa terkecuali, memperoleh hak atas perlindungan kesehatan sejak dini. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.