Dukung PON 2028, Jonathan Genjot Pembinaan Senam di NTT

oleh -358 Dilihat
Ketua Umum Persani NTT Pose Bersama Jonathan Gymnastic Club dan Para Atlet di Kupang. (Foto Hiro)

Suarantt.id, Kupang-Upaya membangun karakter unggul anak-anak di Nusa Tenggara Timur, khususnya Kota Kupang, terus digalakkan dari berbagai sektor, termasuk olahraga. Salah satu inisiatif terbaru datang dari Jonathan telah membuka Gymnastic Club Kupang sebagai pusat pengenalan dan pengembangan olahraga senam bagi anak-anak.

“Saya ingin anak-anak di NTT, khususnya di Kupang, mengenal gymnastic sejak usia dini. Melalui olahraga ini, mereka bisa belajar membentuk karakter yang unggul, mengenal dirinya sendiri, dan membangun konsistensi sejak kecil,” ujar Jonathan saat memberikan keterangan pers, didampingi Ketua Persani NTT, Jhoni Kilapong.

Jonathan menekankan bahwa olahraga gymnastic bukan hanya tentang gerakan akrobatik yang indah, tetapi juga menjadi media pendidikan nilai-nilai penting seperti kedisiplinan, kejujuran, dan kerja keras. “Melalui gymnastic, kebenaran bisa disampaikan dan ditampilkan. Untuk menjadi juara dalam cabang ini, anak-anak harus konsisten dan disiplin,” tambahnya.

Menurutnya, pendirian Gymnastic Club Kupang akan memiliki dua tujuan utama. Dalam jangka pendek, klub ini akan difokuskan untuk mendukung kesiapan NTT sebagai tuan rumah PON 2028, khususnya dalam cabang olahraga senam. Sementara itu, untuk jangka panjang, Jonathan ingin klub ini menjadi tempat pembentukan karakter generasi muda melalui kegiatan positif dan menyenangkan.

Manfaat Menjadi Tuan Rumah PON

Jonathan juga menyoroti keuntungan strategis NTT sebagai tuan rumah PON 2028, salah satunya adalah adanya dukungan alat-alat senam bertaraf internasional dari pemerintah pusat. “Minimal dua set alat gymnastic akan disediakan dan itu menjadi aset milik Pemda. Ini kesempatan emas yang jangan disia-siakan,” ujarnya.

Selain itu, sebagai tuan rumah, NTT tidak perlu mengikuti babak kualifikasi untuk cabor senam. Namun Jonathan menegaskan bahwa bukan berarti NTT bisa santai. “Kita harus buktikan bahwa kita tuan rumah yang baik. Kita harus mempersiapkan atlet-atlet putra daerah yang tampil dengan kualitas.”

Perlu Kolaborasi dan Fasilitas Latihan

Dalam kesempatan itu, Jonathan juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Pengurus Provinsi Persani, pemerintah daerah, dan pengurus pusat untuk mengembangkan olahraga senam di NTT. Ia menyoroti kebutuhan utama saat ini adalah tersedianya tempat latihan yang layak.

“Kita butuh fasilitas latihan yang memadai. Pemerintah harus hadir untuk menyiapkan sarana ini. Jangan anggap enteng peran kita sebagai tuan rumah PON,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa memperkenalkan gymnastic kepada anak-anak bisa dilakukan melalui demonstrasi terbuka di ruang publik. “Anak-anak harus melihat langsung betapa unik dan menariknya olahraga ini. Kalau mereka melihat dan tertarik, mereka akan semangat berlatih.”

Regenerasi dan Fokus pada Putra Daerah

Jonathan juga menekankan pentingnya regenerasi dalam cabang olahraga gymnastic. Ia berharap, melalui Gymnastic Club Kupang, akan lahir atlet-atlet baru dari NTT yang bisa berbicara banyak di kancah nasional bahkan internasional.

“Di Jakarta dulu hanya ada sedikit atlet senam, sekarang sudah ribuan. Kita juga bisa seperti itu, asal ada wadah dan alat. Kita harus mulai dari sekarang, dari anak-anak kecil, dari putra daerah kita sendiri,” tutup Jonathan optimis. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.